MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menuturkan pemerintah belum menemukan indikasi kelalaian yang menyebabkan tiga calon manajer koperasi desa merah putih meninggal saat mengikuti latihan dasar militer. Alasannya, karena ketiga mendiang itu meninggal saat latihan baru berjalan beberapa hari.
“Saya rasa belum (ada indikasi kelalaian), karena kalau yang kami dengar laporan itu baru di hari pertama hari kedua. Kami tentunya menyampaikan keprihatinan dukacita yang mendalam. Tapi mari kita terus perbaiki,” ujar Prasetyo Hadi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai, latihan militer itu belum memberatkan para peserta lantaran baru terlaksana beberapa hari. Dia menduga riwayat kesehatan para peserta yang menjadi penyebab kematian itu.
Kata Prasetyo, pemerintah pasti melakukan evaluasi gabungan untuk menemukan ada tidaknya kejanggalan dalam prosedur latihan militer itu. “Semua proses kan kita lakukan kalau ada misalnya salah prosedur itu kita perbaiki. Dan kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian ya itu juga bagian dari (evaluasi),” ucap dia.
Prasetyo menyampaikan, potensi menghentikan program latihan militer bagi calon manajer koperasi ini baru bisa dilihat setelah hasil evaluasi dirilis. Dia menegaskan bahwa kabar kematian calon manajer turut dipantau oleh Presiden Prabowo Subianto.
Di samping latihan militer, Prasetyo menegaskan bahwa ribuan calon manajer koperasi merah putih juga memberikan pendidikan untuk mendorong peningkatan kompetensi mereka. Sementara latihan militer adalah bagian dari rangkaian proses pembekalan tersebut.
Jumlah calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih yang meninggal saat mengikuti pelatihan militer bertambah menjadi tiga orang. Korban terbaru bernama Novia Rahmadhani Sihotang.
Novita mengikuti pelatihan militer dasar komando cadangan di Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, Jakarta. Kepala Biro Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait mengatakan Novita meninggal pada Selasa, 23 Juni 2026.
Ia mengatakan peserta program sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Merah Putih itu mengalami gangguan kesehatan dan segera mendapatkan penanganan oleh tim kesehatan satuan.
“Peserta kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” kata Rico, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Rico menuturkan, sebelum mengikuti program pelatihan militer dasar tersebut, peserta telah melalui tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk pemeriksaan kesehatan. Hasil seleksi itu, kata Rico, Novia dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan.
Kementerian Pertahanan sebelumnya juga mengkonfirmasi dua orang calon manajer koperasi yang meninggal saat mengikuti pelatihan militer dasar komando cadangan. Keduanya bernama Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq. Anisa mengikuti pelatihan militer di Satuan Pendidikan Resimen Induk Komando Daerah Militer Mulawarman Balikpapan, Kalimantan Timur. Sedangkan Yonanda mengikuti pelatihan di Satuan Pendidikan Pusat Latihan Tempur TNI Angkatan Darat Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Lewat siaran pers, Kementerian Pertahanan mengklaim Anisa mengalami gangguan kesehatan sebelum meninggal. Korban disebutkan meninggal akibat heat stroke. Sedangkan Yonanda disebutkan meninggal akibat cardiac arrest atau henti jantung.
Pelatihan militer dasar bagi 35.000 lebih calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih berlangsung selama 45 hari, yang dimulai pada 17 Juni 2026. Di luar materi pelatihan militer dasar, calon manajer koperasi desa juga mendapat materi teknis manajerial dan pengelolaan program.






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469567/original/092858600_1768130667-4.jpg)
