Gagal Manfaatkan Keunggulan, Jack Draper Tersingkir di Babak Pertama Cincinnati Terbuka

3 days ago 8
Gagal Manfaatkan Keunggulan, Jack Draper Tersingkir di Babak Pertama Cincinnati Terbuka Petenis Inggris Jack Draper tersingkir di babak pertama Cincinnati Terbuka usai kalah dari Martin Landaluce 6-3 7-5 meski sempat memimpin di set kedua.(AFP)

LANGKAH petenis asal Inggris, Jack Draper, harus terhenti lebih awal di turnamen Cincinnati Terbuka. Menghadapi wakil Spanyol, Martin Landaluce, Draper kalah dua set langsung 6-3, 7-5 pada pertandingan babak pertama.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Draper. Setelah menelan kekalahan di set pertama, petenis berusia 24 tahun tersebut sebenarnya berada di posisi menguntungkan dengan memimpin 5-2 pada set kedua. Ia tampak berpeluang besar untuk memaksakan laga berlanjut ke set penentu.

Namun, mantan petenis peringkat empat dunia itu menyia-nyiakan enam kesempatan set point. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Landaluce. Petenis berusia 20 tahun itu merebut lima gim secara beruntun untuk membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 6-3, 7-5.

Sepanjang pertandingan, Draper mencatatkan 47 unforced error dan 12 kali double fault saat berhadapan dengan Landaluce yang kini menempati peringkat 64 dunia.

Laga ini merupakan penampilan kedua Draper sejak Juni lalu. Pekan sebelumnya, ia juga menderita kekalahan dari Terence Atmane di ajang Canadian Open, di mana ia sempat menangis seusai laga kembalinya dari cedera.

Masalah cedera lengan yang berkepanjangan telah menepi dari lapangan dan membuat peringkat dunianya merosot tajam dari posisi keempat hingga terlempar ke peringkat 160 dalam kurun waktu 12 bulan. Sejak mengalami cedera bahu di US Open pada Agustus lalu, Draper berjuang mengatasi masalah memar tulang (bone bruising) serta sempat mundur dari rencana comeback di Wimbledon dan Washington Open musim panas ini.

Meskipun tidak tampak mengalami cedera fisik saat menghadapi Landaluce, Draper terlihat mengalami penurunan stamina pada set kedua. Kepercayaan dirinya pun seolah sirnah setelah Landaluce berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5.

Sebagai upaya mengatasi permasalahan cederanya, Draper baru-baru ini berkonsultasi dengan pakar biomekanik asal Meksiko berusia 61 tahun, Carlos Cano. Cano sebelumnya dikenal sukses membantu Arthur Fery menjadi petenis nomor satu Inggris. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |