Gempa NTT: 52 Ton Bantuan telah Tiba

3 hours ago 2
 52 Ton Bantuan telah Tiba Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengecek paket bantuan untuk para pengungsi bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.(BPMI Setpres)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan tambahan 25 ton bantuan dari pemerintah telah tiba di sejumlah daerah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari kedua penanganan, Minggu (16/8).

Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan sejak hari pertama gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) mencapai 52 ton logistik. Bantuan tersebut terdiri atas makanan siap saji, air minum, sembako, obat-obatan, alat kesehatan, tenda, hingga air bersih untuk para pengungsi.

"Di hari kedua, bantuan logistik terus didatangkan untuk saudara-saudara kita di NTT. Pemerintah terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan bantuan tiba hingga ke lokasi," ujar Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Senin (17/8) dini hari.

Distribusi Logistik ke Wilayah Terdampak

Seskab menjelaskan bahwa tambahan 25 ton bantuan yang tiba pada hari Minggu langsung didistribusikan melalui jalur darat, pesawat, dan helikopter. Wilayah sasaran distribusi meliputi Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Sebelumnya, logistik tersebut diterbangkan dari Jakarta pada Sabtu malam menggunakan dua pesawat Hercules C-130J TNI AU dengan titik tujuan utama di Labuan Bajo dan Maumere.

Rincian tambahan bantuan pada hari kedua mencakup:

  • 5 ton makanan siap saji
  • 4 ton air minum
  • 16 ton sembako
  • Tim relawan dan tenaga kesehatan
  • Obat-obatan dan alat kesehatan
  • Tenda dan kebutuhan sanitasi air bersih

Kehadiran Kabinet Merah Putih di Lokasi Bencana

Selain bantuan logistik, sejumlah pejabat negara dari Kabinet Merah Putih telah berada di lokasi sejak hari pertama untuk memimpin langsung penanganan darurat. Beberapa pejabat yang turun ke lapangan antara lain:

  • Mendagri Tito Karnavian di Kabupaten Manggarai Timur.
  • Menko PMK Pratikno di Ruteng, Kabupaten Manggarai.
  • Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Kabupaten Ende.
  • Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus di Maumere, Kabupaten Sikka.
  • Wamensos Agus Jabo Priyono di Ruteng, Kabupaten Manggarai.
  • Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Kabupaten Manggarai.
  • Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Reo, Kabupaten Manggarai.

Dalam kesempatan terpisah, Menko PMK Pratikno mengumumkan bahwa para menteri dan wakil menteri yang bertugas di daerah terdampak akan mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama para pengungsi di NTT pada Senin pagi ini. (Ant/E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |