Investasi Masa Depan: Siapkan Generasi Rempang Menuju Indonesia Emas 

3 days ago 1
 Siapkan Generasi Rempang Menuju Indonesia Emas  Rempang Ceria Sampena Hari Kemerdekaan Republik Indonesia(Dok.Humas)

PERTUMBUHAN ekonomi dan investasi Batam pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, di tengah akselerasi pembangunan kawasan dan penguatan daya saing ekonomi, BP Batam juga memberikan perhatian pada pembangunan manusia melalui Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang.

Berdiri di atas lahan 18,5 hektare HPL BP Batam, sekolah yang merupakan bagian dari program strategis nasional ini diproyeksikan menjadi kawasan pendidikan terintegrasi yang memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kehadirannya diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Rempang-Galang untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera memperoleh pendidikan yang layak, fasilitas yang memadai serta bekal keterampilan untuk menghadapi tantangan dunia kerja.

“Pemerintah ingin agar anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, mereka mendapat bekal yang mumpuni dalam menghadapi tantangan kompetensi di dunia kerja,” ujar Li Claudia.

Tidak hanya mengedepankan pendidikan akademik, Sekolah Terintegrasi Merah Putih juga diarahkan untuk membangun karakter, kemampuan adaptif, inovasi dan pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan keahlian serta keterampilan praktis. Pendekatan tersebut menjadi penting seiring berkembangnya Batam sebagai kawasan industri, investasi, teknologi dan ekonomi digital.

Li Claudia Wakil Kepala BP Batam/ Dok.Humas

Dengan demikian, pembangunan sekolah memiliki hubungan erat dengan agenda besar pengembangan ekonomi Batam. Investasi yang masuk membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten; sementara pembangunan sumber daya manusia membutuhkan akses pendidikan yang berkualitas.

REMPANG CERIA, MENUMBUHKAN MIMPI ANAK-ANAK REMPANG

Semangat tersebut terasa dalam kegiatan 'Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih' pada 2 Agustus 2026. Ratusan anak Rempang-Galang mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan dalam suasana penuh keceriaan, sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra hadir dan berinteraksi langsung dengan anak-anak. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan optimisme bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak Rempang-Galang dalam mengejar cita-cita.
Amsakar menegaskan bahwa sekolah tersebut bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, melainkan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul yang kelak mampu menjaga dan melanjutkan pembangunan Batam.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi khususnya bagi anak-anak kita di Rempang-Galang,” terang Li Claudia.

Bagi BP Batam, keceriaan anak-anak dalam Rempang Ceria menjadi gambaran sederhana dari tujuan pembangunan yang lebih besar: menghadirkan kesempatan, menumbuhkan harapan dan memastikan generasi penerus memiliki ruang untuk berkembang.
Pembangunan fisik sekolah saat ini dipersiapkan melalui pemenuhan berbagai persyaratan administrasi dan teknis, termasuk PKKPR, AMDAL dan PBG, serta pekerjaan awal berupa pemagaran kawasan dan pengendalian potensi banjir.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, pembangunan fisik akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada 2028.
“Pembangunan bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam,” pungkas Li Claudia Chandra.

INFRASTRUKTUR DIKEBUT,  PERKUAT KONEKTIVITAS DAN DAYA SAING

Pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi Batam terus diiringi percepatan pembangunan infrastruktur. Sepanjang 2026, BP Batam mengebut 106 pekerjaan infrastruktur yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, sektor perhubungan, gedung dan fasilitas pendukung, drainase, serta pemeliharaan jalan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas kawasan, memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung kebutuhan dunia usaha.

Salah satu pekerjaan strategis yang terus dikebut adalah peremajaan Underpass Pelita. Infrastruktur ini menjadi salah satu titik penting mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan Batam. Peremajaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung penataan kawasan Pelita agar semakin tertib, bersih dan modern.

Selain pembangunan jalan dan perhubungan, BP Batam juga memperkuat infrastruktur drainase dan pemeliharaan jalan sebagai bagian dari pembangunan kawasan yang berkelanjutan. Infrastruktur yang baik tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlancar pergerakan barang dari kawasan industri menuju pusat distribusi, pelabuhan dan berbagai simpul ekonomi.

Sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur, BP Batam juga terus memperkuat ketahanan air sebagai salah satu fondasi utama keberlanjutan Batam. Bersama PT ABH, pemantauan kondisi dan level air baku dilakukan secara real-time, disertai optimalisasi interkoneksi antarwaduk untuk menjaga distribusi air. 

BP Batam juga memperkuat perlindungan Daerah Tangkapan Air (DTA) melalui reboisasi dan pelestarian kawasan resapan, sekaligus menyiapkan alternatif sumber air jangka panjang, termasuk pengembangan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO). Upaya tersebut dilengkapi dengan imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan air secara bijak agar ketersediaan air dapat terus terjaga bagi kebutuhan rumah tangga, industri dan pembangunan Batam.

Bagi BP Batam, pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting bagi daya saing kawasan. Investasi membutuhkan konektivitas, industri membutuhkan kelancaran logistik, dan masyarakat membutuhkan infrastruktur publik yang aman serta nyaman. Karena itu, percepatan 106 pekerjaan sepanjang 2026 menjadi bagian dari komitmen BP Batam membangun Batam yang semakin terkoneksi, produktif dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (H-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |