Ilustrasi: Warga antre untuk mendapatkan bantuan air bersih di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.(MI/Usman Iskandar)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengalami kesulitan pasokan air bersih untuk segera melapor melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112. Langkah ini disiapkan agar laporan warga dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti secara terpadu.
"Apabila ada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, segera laporkan melalui Jakarta Siaga 112 agar dapat kami verifikasi dan koordinasikan penanganannya," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, dikutip dari Antara, pada Rabu (16/9).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul masuknya informasi serta laporan terkait kebutuhan air bersih di sejumlah titik wilayah ibu kota, termasuk kawasan Jakarta Selatan. Melalui kanal Jakarta Siaga 112, BPBD DKI Jakarta terus membuka jalur pelaporan langsung guna memastikan penanganan darurat berjalan responsif.
Marulitua menjelaskan, rangkaian mitigasi dan penanganan krisis air bersih yang dilakukan BPBD bersifat komprehensif dan terpadu. Ruang lingkup kerjanya mencakup pemantauan kondisi lingkungan secara berkala, memastikan ketersediaan cadangan air, koordinasi pengisian reservoir, hingga memberikan respons cepat terhadap setiap aduan warga.
"Setiap laporan yang masuk akan kami konfirmasi dan verifikasi, kemudian kami koordinasikan dengan perangkat daerah dan pihak terkait seperti PAM Jaya untuk dilakukan penanganan, termasuk dukungan distribusi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.
Selain melayani aduan langsung, BPBD secara aktif memantau wilayah-wilayah yang berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masuk dalam status peringatan dini kekeringan meteorologis. Sinergi erat juga dijalankan bersama PAM Jaya untuk memastikan ketersediaan pasokan, termasuk mengoptimalkan pengisian reservoir air di seluruh penjuru Jakarta.
Langkah sigap pemerintah daerah ini turut merespons keluhan warga yang sempat viral di platform media sosial Threads, di mana seorang warga Pondok Labu mengeluhkan penurunan drastis debit air di kediamannya selama dua pekan terakhir akibat musim kemarau.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) langsung bergerak menyalurkan bantuan air bersih gratis bagi warga terdampak di Jalan Tridharma X, RT 02/RW 08, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak.
Sebagai bagian dari operasi lapangan, BPBD Jakarta Selatan mengerahkan armada mobil tangki khusus berkapasitas 5.000 liter guna mendistribusikan air bersih secara langsung kepada warga yang mengalami kesulitan selama musim kemarau. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan saluran resmi agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.
(Ant/P-4)















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302675/original/000661800_1784602076-1000126784.jpg)


