Kasus DBD di Penajam Paser Utara Menurun, Dinkes Perketat Pengawasan di IKN

5 hours ago 4
Kasus DBD di Penajam Paser Utara Menurun, Dinkes Perketat Pengawasan di IKN Ilustrasi edukasi penanganan DBD di PPU.(Dok. MI)

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat tren penurunan signifikan pada kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga periode Juli 2026. Tercatat sebanyak 113 kasus ditemukan, dengan target total tahunan ditekan agar tidak melampaui angka 200 kasus.

Fungsional Entomologi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPU, Harjito Ponco Waluyo, menjelaskan bahwa angka ini menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 348 kasus. Bahkan, jika ditarik lebih jauh ke tahun 2024, PPU sempat menghadapi lonjakan hingga 1.484 kasus.

“Harapan kami angka tahun 2026 tidak melebihi 200 kasus. Ini merupakan target yang harus dicapai,” ujar Ponco kepada Media Indonesia di Penajam, Kamis (23/7).

Sebaran Kasus dan Fokus di IKN

Berdasarkan data laporan puskesmas dan RSUD, Kecamatan Sepaku menjadi wilayah dengan sebaran kasus terbanyak, yakni 35 kasus. Dari jumlah tersebut, 27 penderita menjalani perawatan di RSUD Sepaku, di mana 24 orang di antaranya merupakan pekerja di Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, tercatat dua kasus di RS Mayapada dan satu kasus di RS Hermina.

Wilayah lain yang mencatatkan kasus DBD antara lain:

  • Kecamatan Penajam: 23 kasus
  • Kecamatan Babulu: 10 kasus
  • Kecamatan Waru: 2 kasus
  • RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU: 40 pasien dirawat

Mengingat tingginya mobilitas di kawasan IKN, Dinkes PPU memperkuat langkah preventif dengan melatih tim keselamatan kerja (safety) dan tenaga medis di setiap segmen proyek. Pelatihan difokuskan pada pengenalan jentik nyamuk dan pendistribusian larvasida.

"Kami bersama Otorita IKN telah melaksanakan workshop untuk tim safety dan medis di semua segmen pengerjaan di IKN sebagai langkah pencegahan dini," tambah Ponco.

Efektivitas PSN di Musim Kemarau

Dinkes PPU menekankan bahwa Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) tetap menjadi metode paling efektif untuk memutus rantai penyebaran virus dengue. Ponco mengingatkan bahwa musim kemarau sering kali memicu kebiasaan masyarakat menampung air bersih dalam wadah terbuka, yang justru menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

Meskipun sebagian besar penderita berasal dari kelompok usia produktif, kasus DBD di PPU juga ditemukan pada anak-anak. Masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dalam menutup tempat penampungan air guna mencegah munculnya jentik nyamuk di lingkungan tempat tinggal maupun area kerja. (H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |