Legislator DPRD DKI Minta Pemprov Tutup Permanen TPS Ilegal

3 days ago 1
Legislator DPRD DKI Minta Pemprov Tutup Permanen TPS Ilegal ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan.(Dok. Antara)

ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memastikan penutupan tempat penampungan sampah (TPS) ilegal dilakukan secara permanen. Langkah ini dinilai krusial agar keberadaan titik pembuangan sampah liar tersebut tidak menimbulkan masalah sosial maupun lingkungan di kemudian hari.

August menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemprov DKI yang akan mengumumkan identitas pihak-pihak yang membuang sampah secara ilegal serta menjatuhkan sanksi tegas kepada mereka.

“Pemprov DKI juga harus memastikan TPS-nya ditutup untuk selama-lamanya, sehingga tidak terus mengganggu kehidupan masyarakat,” ujar August dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8).

Kecam Penghadangan Wartawan

Selain menyoroti masalah sampah, August mengecam keras insiden penghadangan terhadap wartawan yang sedang meliput TPS ilegal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (11/8). Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kebebasan pers dalam meliput isu yang telah menjadi keresahan publik.

“Tindakan itu mencederai kebebasan pers dan bisa dianggap menghalang-halangi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang berdampak besar terhadap kehidupannya,” tegas August.

Ia meminta Pemprov DKI memberikan perhatian serius terhadap insiden penghadangan tersebut agar tidak menjadi preseden buruk. August khawatir jika dibiarkan, pihak-pihak di lokasi lain akan merasa memiliki kekebalan hukum dan meniru tindakan serupa.

Evaluasi Penanganan Sampah

Lebih lanjut, August menekankan bahwa penindakan terhadap TPS ilegal seharusnya sudah dilakukan sejak lama oleh Pemprov DKI. Ia menyayangkan masih adanya praktik pembuangan sampah liar, padahal pemerintah telah meluncurkan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber sejak Mei lalu.

“Seharusnya, TPS ilegal itu sudah ditindak oleh Pemprov DKI dari jauh-jauh hari. Terlebih, setelah diluncurkannya Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber pada bulan Mei lalu,” pungkasnya. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |