Mengulik Masalah Pigmentasi Kulit, Penyebab dan Cara Mengatasinya

3 hours ago 1

CANTIKA.COMJakarta - Pigmentasi kulit menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dikeluhkan, mulai dari flek hitam, bekas jerawat, hingga melasma. Tidak heran jika perawatan untuk mengatasi pigmentasi kini menjadi fokus utama dalam dunia estetika, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas kulit secara menyeluruh, bukan sekadar tampilan yang lebih cerah.

Hal tersebut juga menjadi perhatian dalam gelaran AMUSE 2026 (Aesthetic Medicine Updates Seminar and Exhibition). Dalam ajang tersebut, Haju Medical memperkenalkan Lorient Element, inovasi terbaru yang dirancang untuk mendukung penanganan pigmentasi sekaligus menjaga kualitas kulit melalui kombinasi beberapa bahan aktif seperti tranexamic acid, glutathione, vitamin C, niacinamide, dan hyaluronic acid.

Lantas, apa sebenarnya pigmentasi kulit dan bagaimana cara menanganinya? Pigmentasi adalah proses alami pembentukan warna kulit yang dipengaruhi oleh pigmen bernama melanin. Melanin diproduksi oleh sel yang disebut melanosit dan berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).

Menurut American Academy of Dermatology, masalah pigmentasi muncul ketika produksi melanin menjadi tidak merata. Akibatnya, sebagian area kulit tampak lebih gelap dibandingkan area lainnya. Gangguan pigmentasi dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari flek hitam, hiperpigmentasi pasca-jerawat, melasma, hingga bintik penuaan (age spots).

Penyebab Pigmentasi Kulit

Pigmentasi dapat dipicu oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab paling umum adalah paparan sinar matahari yang merangsang produksi melanin sebagai mekanisme perlindungan alami kulit.

Selain itu, beberapa kondisi lain juga dapat memicu munculnya noda hitam, di antaranya:

- Paparan sinar UV tanpa perlindungan sunscreen.

- Bekas jerawat atau peradangan kulit (post-inflammatory hyperpigmentation).

- Perubahan hormon, misalnya saat kehamilan atau penggunaan kontrasepsi hormonal yang memicu melasma.

- Faktor penuaan.

- Penggunaan obat-obatan tertentu.

- Faktor genetik.

Mengapa Skin Quality Kini Sama Pentingnya? Jika dulu banyak orang hanya mengejar kulit putih atau cerah, kini tren kecantikan mulai bergeser menuju konsep skin quality atau kualitas kulit.

Artinya, kulit yang sehat tidak hanya dinilai dari warnanya yang merata, tetapi juga dari kelembapan, elastisitas, tekstur, kekuatan skin barrier, hingga kilau alami (healthy glow).

Dalam peluncuran Lorient Element di AMUSE 2026, sejumlah pakar estetika menyoroti bahwa kebutuhan pasien kini semakin berkembang. Mereka tidak lagi hanya menginginkan hasil instan, tetapi juga perawatan yang mampu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

"Saat ini, pasien memiliki ekspektasi yang lebih luas terhadap hasil perawatan kulit. Tidak hanya tampilan yang menjadi perhatian, tetapi juga kondisi kulit secara keseluruhan," ujar dr. Fifin Marini melalui siaran pers, Rabu, 24 Juni 2026. 

Sementara itu, dr. Almond Wibowo menambahkan bahwa perkembangan estetika saat ini mengarah pada pendekatan yang lebih personal sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

Talkshow rangkaian AMUSE 2026 (Aesthetic Medicine Updates Seminar and Exhibition) di Jakarta, 12 Juni 2026/Foto: Haju Medical

Kandungan Aktif untuk Mengatasi Pigmentasi

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kombinasi beberapa bahan aktif dapat membantu menyamarkan pigmentasi sekaligus meningkatkan kualitas kulit. Beberapa di antaranya meliputi:

- Tranexamic Acid

Bahan aktif ini semakin populer dalam dunia dermatologi karena mampu membantu mengurangi pembentukan melanin, terutama pada kasus melasma. Sejumlah studi menunjukkan tranexamic acid dapat menjadi terapi pendukung yang efektif bila digunakan di bawah pengawasan tenaga medis.

- Vitamin C

Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas sekaligus menghambat pembentukan melanin. Penggunaan rutin juga dapat membantu membuat warna kulit tampak lebih merata.

- Niacinamide

Niacinamide membantu mengurangi perpindahan melanin ke permukaan kulit sekaligus memperkuat skin barrier, sehingga banyak digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi ringan hingga sedang.

- Glutathione

Glutathione merupakan antioksidan yang banyak diteliti karena potensinya dalam membantu mengurangi stres oksidatif pada kulit. Namun, efektivitasnya terhadap pencerahan kulit masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

- Hyaluronic Acid

Meski bukan bahan aktif untuk mengatasi pigmentasi secara langsung, hyaluronic acid membantu menjaga hidrasi kulit sehingga kulit tampak lebih sehat dan mendukung proses perbaikan skin barrier.

Tidak Cukup dengan Skincare, Sunscreen Tetap Jadi Kunci

Para dermatolog sepakat bahwa perawatan pigmentasi tidak akan optimal tanpa perlindungan dari sinar matahari. Penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari menjadi langkah penting untuk mencegah noda hitam semakin gelap sekaligus mengurangi risiko pigmentasi baru muncul. Selain sunscreen, dokter juga biasanya menyarankan penggunaan topikal tertentu, prosedur estetika, atau kombinasi terapi sesuai penyebab pigmentasi yang dialami pasien.

Melihat kebutuhan tersebut, Haju Medical memperkenalkan Lorient Element sebagai bagian dari pendekatan modern dalam perawatan pigmentasi dan kualitas kulit. Produk ini mengombinasikan tranexamic acid, glutathione, vitamin C, niacinamide, dan hyaluronic acid untuk mendukung perawatan kulit yang lebih komprehensif.

Peluncuran Lorient Element di AMUSE 2026 juga menghadirkan berbagai pakar estetika dari Indonesia, Inggris, dan Korea Selatan yang membahas perkembangan terbaru dalam penanganan pigmentasi berbasis sains.

Sejalan dengan tren estetika global, pendekatan terhadap pigmentasi kini tidak lagi sekadar berfokus pada menyamarkan flek hitam. Perawatan modern semakin mengedepankan kesehatan kulit secara menyeluruh melalui kombinasi perlindungan kulit, penggunaan bahan aktif yang tepat, serta konsultasi dengan dokter agar terapi dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |