Ilustrasi(Dok Vietjet)
PENGELOLAAN sumber daya manusia (SDM) semakin menjadi bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan. Selain merekrut tenaga kerja, perusahaan perlu membangun lingkungan yang mendukung pengembangan talenta, keterlibatan karyawan, serta keberagaman di tempat kerja.
Pendekatan tersebut semakin relevan bagi perusahaan yang memiliki tenaga kerja dari berbagai negara dan terus mengembangkan bisnis secara global. Pengakuan terhadap praktik tersebut terlihat dari penghargaan yang diterima Vietjet dalam HR Asia Awards 2026.
Maskapai asal Vietnam tersebut kembali dinobatkan sebagai salah satu Best Companies to Work For in Asia 2026 untuk keenam kalinya berturut-turut. Pada ajang yang sama, Vietjet untuk pertama kalinya meraih HR Asia Diversity, Equity & Inclusion (DE&I) Award.
Penghargaan Best Companies to Work for in Asia diberikan kepada organisasi yang dinilai memiliki praktik SDM yang baik, tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi, serta budaya tempat kerja yang kuat di kawasan Asia.
Sementara itu, HR Asia DE&I Award mengakui perusahaan yang mendorong lingkungan kerja yang beragam, adil, dan inklusif. Dalam lingkungan tersebut, karyawan dari berbagai latar belakang dihormati, diberdayakan, serta mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang.
Bagi Vietjet, dua penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pendekatan perusahaan dalam menempatkan SDM sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, sekaligus membangun lingkungan kerja yang terbuka, profesional, dan terhubung secara global.
Mengelola Tenaga Kerja yang Beragam
Keberagaman menjadi salah satu karakteristik struktur tenaga kerja Vietjet. Saat ini, maskapai tersebut mempekerjakan hampir 10.000 karyawan dan tenaga ahli yang berasal dari lebih dari 68 negara dan wilayah. Hampir 30% tenaga kerja Vietjet berasal dari seluruh Asia. Selain itu, hampir 30% merupakan profesional muda berusia antara 20 hingga 30 tahun.
Komposisi tersebut membawa latar belakang dan perspektif yang beragam ke dalam organisasi. Menurut Vietjet, keberadaan profesional muda turut berkontribusi terhadap inovasi, kreativitas, dan perspektif baru bagi pengembangan maskapai.
Bagi perusahaan dengan tenaga kerja yang tersebar dari berbagai negara dan wilayah, lingkungan kerja yang inklusif menjadi bagian penting untuk memastikan karyawan dari latar belakang yang berbeda tetap mendapatkan ruang untuk berkontribusi dan berkembang. Hal tersebut pula yang menjadi salah satu aspek dalam HR Asia DE&I Award yang diterima Vietjet untuk pertama kalinya tahun ini.
Pengembangan Talenta melalui Pelatihan
Selain membangun lingkungan kerja yang inklusif, pengembangan kompetensi menjadi bagian dari pendekatan Vietjet terhadap SDM. Untuk mendukung pengembangan talenta jangka panjang, Vietjet melakukan investasi dalam pelatihan dan pengembangan profesional melalui Victoria Aviation Academy (VIAA).
Melalui akademi tersebut, karyawan mengikuti pelatihan penerbangan berstandar internasional, program kepemimpinan, serta kursus spesialis yang disampaikan oleh para ahli industri.
Pengembangan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri penerbangan sekaligus mendukung perkembangan organisasi dalam jangka panjang.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan talenta tidak hanya berkaitan dengan perekrutan, tetapi juga bagaimana perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan kariernya.
Pengalaman dan Kesejahteraan Karyawan
Selain pengembangan kompetensi, kesejahteraan karyawan juga menjadi bagian dari strategi SDM Vietjet. Maskapai tersebut menyediakan sejumlah fasilitas tempat kerja, antara lain area makan, ruang bioskop, gym, ruang yoga, dan ruang komunitas. Vietjet juga secara rutin menyelenggarakan kegiatan budaya, olahraga, serta team building. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat keterlibatan karyawan sekaligus membangun budaya tempat kerja.
Dengan demikian, pendekatan terhadap pengalaman karyawan mencakup beberapa aspek sekaligus, mulai dari kesempatan mengembangkan kompetensi hingga fasilitas dan kegiatan yang mendukung keterlibatan di lingkungan kerja.
Bagi organisasi dengan hampir 10.000 karyawan yang berasal dari lebih dari 68 negara dan wilayah, pengelolaan keberagaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang dapat mengakomodasi tenaga kerja dengan latar belakang berbeda.
SDM Mengikuti Ekspansi Bisnis
Strategi pengembangan SDM tersebut berjalan seiring dengan perkembangan jaringan penerbangan Vietjet di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Vietjet saat ini mengoperasikan penerbangan harian yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi serta Ho Chi Minh City.
Pengakuan sebagai Best Companies to Work For in Asia selama enam tahun berturut-turut, ditambah penghargaan HR Asia DE&I Award untuk pertama kalinya, menjadi bagian dari perjalanan Vietjet dalam mengembangkan lingkungan kerja dan talenta.
Dengan tenaga kerja yang dinamis, kreatif, dan beragam secara internasional, Vietjet menyatakan terus meningkatkan daya saing jangka panjang untuk mendukung visinya menjadi maskapai penerbangan yang modern, terhubung secara global, dan berfokus pada sumber daya manusia. (E-4)


















































