Ilustrasi(Dok BPBD Babel)
Ratusan titik panas atau hotspot yang diduga kuat sebagai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengepung sejumlah wilayah di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Berdasarkan pantauan satelit pada Kamis (10/9/2026), tercatat ratusan titik api tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel, Agus Afandi, mengungkapkan bahwa pantauan satelit pagi ini menunjukkan adanya 237 titik panas di Babel. Sebaran titik panas tersebut meliputi Kabupaten Bangka sebanyak 37 titik, Bangka Barat 10 titik, Bangka Selatan 76 titik, Bangka Tengah 95 titik, Belitung 9 titik, dan Belitung Timur 15 titik.
"Titik panas terbanyak berada di Bangka Tengah dan Bangka Selatan, sementara yang paling sedikit ada 2 titik di Kota Pangkalpinang," ujar Agus, Kamis (10/9).
Agus menjelaskan bahwa tingkat kurasi dari 237 titik panas tersebut berada di angka delapan dan sembilan. Hal ini mengindikasikan bahwa titik-titik tersebut sudah mengarah pada kejadian karhutla yang nyata. Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini memicu tingginya potensi kebakaran setiap harinya.
"Potensi karhutla tinggi sekali setiap hari saat kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang ini. Makanya tim kami di seluruh kabupaten bergerak untuk pengecekan sekaligus pemadaman," tambahnya.
Dampak dari kebakaran ini mulai dirasakan oleh masyarakat, terutama di kawasan Komplek Perkantoran Provinsi Babel yang diselimuti kabut asap pada pagi hari. "Saat pegawai berangkat kerja, sepanjang jalan perkantoran diselimuti kabut asap. Kuat dugaan ini asap dari karhutla di Babel," terang Agus.
Kondisi di Kabupaten Bangka
Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka, Ahmad Suherman, melaporkan bahwa frekuensi kebakaran di wilayahnya sangat tinggi. Setiap hari, rata-rata terjadi 3 hingga 5 kejadian karhutla di sejumlah titik di Bangka.
"Luar biasa kejadian karhutla, mulai siang hingga malam hari. Tim damkar kami bersama relawan dan PT Timah terus berjibaku memadamkan api," kata Suherman.
Ia menyebutkan bahwa luas lahan yang terbakar di Kabupaten Bangka saat ini telah mencapai lebih dari 500 hektar yang tersebar di 300 titik. Mengingat kondisi yang kian mengkhawatirkan, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Cuaca seperti sekarang ini, kami imbau warga jangan bakar sampah sembarangan dan jangan buang puntung rokok sembarangan," tegasnya.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)









