Serangan Udara Israel di Gaza Utara Tewaskan Satu Keluarga Termasuk Dua Anak

2 hours ago 1
Serangan Udara Israel di Gaza Utara Tewaskan Satu Keluarga Termasuk Dua Anak Warga Gaza.(Al Jazeera)

SERANGAN udara Israel di Jalur Gaza pada Kamis (10/9) menewaskan satu keluarga yang terdiri dari empat orang, termasuk dua anak-anak. Insiden ini dikonfirmasi oleh sumber rumah sakit dan pejabat keamanan Palestina. Pihak militer Israel berdalih serangan tersebut menargetkan seorang pelaksana operasi militer.

Petugas medis di Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza City, melaporkan bahwa jenazah empat anggota keluarga Ahmad ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah serangan menghantam rumah di area Proyek Beit Lahia, Gaza Utara. Dua anak yang menjadi korban diidentifikasi berusia 12 dan delapan tahun.

Di sisi lain, militer Israel (IDF) menyatakan bahwa mereka menyerang struktur militer yang sebelumnya diidentifikasi sebagai tempat beroperasinya teroris. Pihak militer mengeklaim serangan tersebut berhasil mengeliminasi Muamen Abd al-Rahman Ahmad.

"Serangan itu mengeliminasi Muamen Abd al-Rahman Ahmad, pelaksana operasi militer yang terlibat langsung dalam pertempuran melawan pasukan IDF, yang merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata," tulis pernyataan resmi militer Israel.

Serangan di Jabalia dan Pelanggaran Gencatan Senjata

Sumber dari pasukan keamanan Gaza yang beroperasi di bawah otoritas Hamas menyebutkan bahwa pesawat tempur Israel melancarkan serangan setelah tengah malam di Beit Lahia dan secara terpisah di jantung kamp pengungsi Jabalia. Selain serangan udara, pasukan Israel dilaporkan melepaskan tembakan ke arah tenda-tenda pengungsi dan ambulans.

"Israel terus melanjutkan pelanggarannya di Jalur Gaza," ujar sumber keamanan tersebut.

Meskipun Israel menyetujui gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat pada Oktober tahun lalu, pasukan mereka terus merangsek lebih jauh ke dalam wilayah Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan ada penghentian serangan terhadap Hamas, yang memimpin serangan 7 Oktober 2023 dan menolak penarikan pasukan hingga Hamas menyerahkan seluruh senjatanya.

Data Korban Pascagencatan Senjata:

  • Gaza: Lebih dari 1.300 orang tewas (Data Kementerian Kesehatan Gaza/Hamas, dinilai reliabel oleh PBB).
  • Israel: 5 tentara tewas dan 1 kontraktor sipil tewas dalam periode yang sama.

Hingga saat ini, situasi di Gaza Utara tetap tegang dengan operasi militer yang terus berlangsung di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk bagi warga sipil yang bertahan di wilayah konflik. (AFP/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |