"Seperti di Film," Kesaksian Mengerikan Penumpang Kereta Anjlok di East Sussex, 20 Orang Terluka

3 days ago 8
Sebuah kereta penumpang rute London-Eastbourne anjlok di dekat Stasiun Lewes, East Sussex. Sebanyak 20 orang terluka dalam insiden besar ini.(AFP)

OTORITAS setempat menetapkan status insiden besar menyusul anjloknya sebuah kereta penumpang di dekat Stasiun Lewes, East Sussex, Inggris. Peristiwa nahas ini mengakibatkan 20 orang terluka, di mana dua di antaranya mengalami luka serius.

Menurut keterangan Network Rail, layanan kereta Southern rute London Victoria menuju Eastbourne itu keluar dari lintasan sesaat sebelum pukul 16:00 waktu setempat. Tiga gerbong bagian belakang dilaporkan anjlok dan terguling ke ladang.

Tim darurat gabungan, termasuk 10 unit mobil pemadam kebakaran, kepolisian, dan ambulans, langsung dikerahkan ke lokasi. Seluruh 150 penumpang yang berada di dalam kereta telah berhasil dievakuasi, meski beberapa di antaranya sempat terjebak.

Kepanikan dan suasana mencekam tergambar jelas dari kesaksian para penumpang yang selamat. Rachel Heath, salah satu penumpang, menggambarkan momen mengerikan tersebut layaknya sebuah adegan film.

"Kereta mulai berguncang hebat, lalu saya bertatapan dengan seorang pria dan terdengar banyak jeritan," ujar Rachel. "Rasanya seperti kami melayang di udara, lalu gerbong mendarat miring dan terseret. Saya pikir gerbong akan benar-benar terbalik. Ada seorang ibu yang mulutnya berdarah, serta ayah dan anak yang mengalami luka sayat. Ini seperti di film."

Penumpang lainnya, Rob Bradley, yang bepergian bersama putri kecilnya, menyebut situasi di dalam kereta sangat kacau (pandemonium).

"Gerbong kami benar-benar terangkat dan Anda bisa menyadari bahwa kereta anjlok. Rem darurat kemudian berfungsi dan semuanya terlempar ke depan," kisahnya. "Kereta itu sempat terseret beberapa saat sebelum berhenti. Hanya ketika kami menoleh, kami melihat seluruh bagian belakang kereta sudah terbuka, asap dan debu masuk ke dalam gerbong."

Yana Ludwig, warga Amerika Serikat yang berada di kereta tersebut, juga menceritakan detik-detik menegangkan saat gerbong terbalik. "Terdengar suara dentuman. Semuanya menjadi kacau balau. Terasa sangat lama, padahal mungkin hanya 10 detik sebelum gerbong benar-benar jatuh miring. Di saat-saat seperti ini, semua orang saling membantu," ucapnya.

Penumpang yang tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit langsung dibawa ke pusat komunitas setempat untuk ditenangkan.

Hingga saat ini, penyebab pasti anjloknya kereta masih dalam tahap penyelidikan. Lucy McAuliffe dari Network Rail menegaskan komitmen pihaknya dalam mengusut tuntas insiden ini.

"Saya ingin meyakinkan semua orang bahwa kami bekerja sama erat dengan Cabang Investigasi Kecelakaan Kereta Api, yang berada di lokasi untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," terangnya.

Akibat insiden ini, sejumlah rute kereta di wilayah tersebut ditutup tanpa batas waktu yang ditentukan. Otoritas mengimbau masyarakat untuk menghindari area kejadian dan mencari rute perjalanan alternatif. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |