Warga mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Banda Aceh, Aceh, Selasa (21/4/2026). Pemerintah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026 resmi mengubah skema Pajak Kendaraan Bermotor(ANTARA/AKRAMUL MUSLIM)
PENERAPAN keandalan kelistrikan dan rekayasa keselamatan menjadi acuan standar dalam mengintegrasikan manufaktur komponen, jaringan pengisian daya, dan sistem pelayanan purnajual kendaraan listrik di Tanah Air.
Hal ini dikemukakan Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Joga Dharma Setiawan di Jakarta Senin (10/8). Dengan langkah ini, PT Len Industri tidak sekadar membangun infrastruktur, melainkan memelopori ekosistem mobilitas listrik nasional yang terstandardisasi, aman, dan siap menjawab kebutuhan mobilitas masa depan Indonesia.
"Tantangan utama modernisasi infrastruktur nasional adalah fragmentasi sistem. Sebagai system integrator, kami mengelola kompleksitas tersebut melalui disiplin rekayasa sistem yang ketat,” kata Joga.
Joga menambahkan pengalaman panjang PT Len Indutri membangun sistem zero-error di sektor pertahanan dan energi menjadi fondasi memodernisasi mobilitas nasional dan infrastruktur energi.
"Dari pengalaman puluhan tahun mengintegrasikan sistem teknologi pertahanan dan infrastruktur kritikal dengan toleransi kesalahan nol, kami membawa standar keselamatan dan keandalan tinggi untuk memastikan seluruh ekosistem teknologi mulai dari manajemen daya hingga konektivitas data beroperasi akuntabel dan berkelanjutan," lanjut Joga.
PT Len Industri (Persero) adalah BUMN di bidang elektronik yang kini menjadi induk holding BUMN industri pertahanan DEFEND ID. Berdiri sejak 7 Oktober 1991, PT Len Industri menjadi perusahaan teknologi kelas dunia tepercaya dengan menjalankan prinsip dan menjunjung tinggi good corporate governance dalam aktivitas perusahaan.
Kompetensi PT Len Industri mengelola kompleksitas rekayasa sistem telah teruji melalui integrasi sistem command, control, communication, computer, dan intelligence di sektor pertahanan serta manajemen daya di proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala nasional. Joga menambahkan disiplin menjadi acuan standar menyatukan ekosistem kendaraan listrik nasional, memastikan infrastruktur pengisian daya, dan manajemen energi bekerja dengan keandalan yang sama ketatnya.
Produktivitas Industri
Dalam penilaian pengamat ekonomi Adhitya Wardhono, kebijakan paket stimulus baru untuk memperkuat ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai perlu dibarengi dorongan peningkatan produktivitas industri nasional.
"Kebijakan ini menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi kuartal ini. Insentif menggerakkan penjualan kendaraan dan investasi ekosistem pendukungnya. Namun, karena bentuk, besaran, sasaran, dan mekanisme stimulus masih dalam evaluasi, efektivitasnya belum bisa dipastikan," ujar ekonom Universitas Jember tersebut.
Manfaat stimulus, Adhitya mengatakan, lebih optimal apabila diiringi kebijakan penguatan produktivitas industri dalam negeri. Misalnya mempercepat pengembangan industri komponen, baterai, infrastruktur pengisian daya hingga peningkatan kualitas SDM. Dengan begitu, peningkatan permintaan kendaraan listrik diikuti bertambahnya kapasitas produksi dan penciptaan nilai tambah di dalam negeri.
"Pemerintah harus mengaitkan setiap insentif dengan tahapan pendalaman industri. Mulai dari penggunaan pemasok lokal, produksi baterai dan komponen utama, hingga pengembangan teknologi. Tanpa persyaratan itu, peningkatan penjualan berisiko memperbesar impor komponen dan menjadikan Indonesia sebagai pasar perakitan," tutur Adhitya.
Saat ini industri kendaraan listrik nasional bertumpu pada pengolahan bahan tambang dan perakitan akhir. Sedangkan penguasaan sektor bernilai tambah tinggi seperti material baterai, perangkat elektronik, dan perangkat lunak masih memerlukan penguatan. (H-2)


















































