PT TASPEN (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa di NTT. Bentuk kepedulian sekaligus respons atas kondisi masyarakat yang menghadapi dampak bencana dan gempa susulan.
18 Agustus 2026 | 10.17 WIB
Mengapa Tempo bisa dipercayaINFO TEMPO - Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. PT TASPEN (Persero) hadir dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp 155 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan korban gempa yang masih berada di lokasi pengungsian.Bantuan tersebut diserahkan oleh Komisaris Utama TASPEN Fary Djemy Francis bersama Direktur Investasi TASPEN Rifki Isnaini Hassan kepada masyarakat terdampak gempa di sejumlah titik pengungsian di Kupang pada Selasa, 18 Agustus 2026.Sebanyak 400 paket bahan pokok dan berbagai kebutuhan penunjang disiapkan untuk membantu sekitar 450 jiwa yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Fary Djemy mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TASPEN kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. “TASPEN Group turut berduka cita atas bencana yang terjadi dan dampaknya bagi masyarakat NTT,” ujarnya.Menurut dia, bantuan awalnya direncanakan diserahkan langsung kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada. Namun, akibat ada gempa susulan, penyaluran bantuan akhirnya dilakukan melalui Pemerintah Kota Kupang. Meski demikian, TASPEN Kantor Cabang Ende telah lebih dulu bergerak cepat ke Kabupaten Ngada untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat di lokasi pengungsian.Genset hingga 400 Paket Bahan PokokBantuan yang disalurkan TASPEN tidak hanya berupa kebutuhan pangan. Perusahaan juga memberikan sejumlah perlengkapan yang dinilai penting untuk menunjang kehidupan masyarakat selama berada di pengungsian.Rinciannya meliputi tujuh unit genset senilai Rp 70 juta untuk mendukung ketersediaan listrik, 25 unit terpal senilai Rp 25 juta sebagai perlindungan tempat tinggal sementara, serta 400 paket bahan pokok senilai Rp 60 juta untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, TASPEN turut menyalurkan obat-obatan guna membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak yang mengalami gangguan kesehatan selama masa tanggap darurat.Proses distribusi bantuan sempat menghadapi kendala transportasi sehingga penyaluran mengalami keterlambatan. Namun TASPEN telah berada di lokasi sejak Senin, 17 Agustus 2026, untuk melakukan koordinasi dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.
Perhatikan 90.110 Peserta TASPEN di Wilayah Terdampak
(Kedua, ketiga, dan keempat dari kiri) Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis, Komisaris Utama TASPEN Fary Djemy Francis, dan Direktur Investasi TASPEN Rifki Isnaini Hassan berfoto bersama setelah serah-terima bantuan bagi korban gempa melalui Pemerintah Kota Kupang di kantor Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur , Selasa, 18 Agustus 2026. Dok. TEMPO
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Bersama Menjaga Kualitas Jurnalisme
Kami percaya jurnalisme yang berkualitas lahir dari dialog yang terbuka antara penulis dan pembaca. Masukan Anda membantu kami menjaga akurasi, independensi, dan kualitas setiap karya jurnalistik.

PODCAST REKOMENDASI TEMPO
MULTIMEDIA




















































