VAR( Darren Staples / AFP)
LIGA Primer Inggris resmi mengambil langkah besar untuk meningkatkan transparansi kepemimpinan wasit di lapangan. Mulai musim ini, laporan evaluasi lengkap dari Panel Insiden Kunci Pertandingan (Key Match Incidents/KMI Panel) mengenai keputusan wasit dan Video Assistant Referee (VAR) akan dipublikasikan secara terbuka kepada publik untuk pertama kalinya.
Langkah ini menjadi bagian dari tiga kebijakan baru Premier League. Selain memublikasikan hasil evaluasi KMI, otoritas liga juga akan merilis kutipan penjelasan langsung dari perangkat pertandingan serta menayangkan rekaman kamera wasit (RefCam) yang dilengkapi audio percakapan dengan pemain saat pertandingan berlangsung.
Selama ini, penilaian Panel KMI yang dibentuk sejak musim 2022–2023 bersifat tertutup dan hanya dibagikan secara internal kepada klub dan perangkat pertandingan. Namun mulai musim ini, masyarakat dapat mengakses alasan di balik setiap keputusan krusial, mulai dari penganuliran gol, penalti, hingga kartu merah.
Kutipan langsung penjelasan wasit dan VAR akan diunggah di akun resmi Match Centre Premier League di platform X, situs web, serta aplikasi resmi liga.
Fitur anyar lain yang menarik perhatian adalah penerapan RefCam. Penggemar kini dapat mendengarkan interaksi langsung antara wasit dan pemain di lapangan. Meski demikian, audio ini tidak disiarkan secara langsung (live) dan tidak mencakup percakapan internal antara wasit utama dengan petugas VAR di kamar siaran.
Langkah ini diambil karena Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (Ifab) sejauh ini masih melarang penyiaran diskusi VAR secara live. Kendati demikian, Premier League menegaskan bakal terus bernegosiasi dengan Ifab agar kelak komunikasi VAR dapat dibuka lebih luas kepada penonton.
Cara Kerja Panel Independen KMI
Panel KMI sendiri diisi oleh lima anggota independen, terdiri dari tiga mantan pemain dan pelatih profesional, serta masing-masing satu perwakilan dari Premier League dan badan wasit Pro Ref. Panel ini mengevaluasi pertandingan berdasarkan aturan resmi (Laws of the Game) dan standar kepemimpinan wasit yang diterapkan di Premier League.
Dalam prosesnya, panel akan menilai keputusan wasit lapangan dan VAR secara terpisah menggunakan sistem pemungutan suara mayoritas. Menariknya, penilaian ini juga berdampak langsung pada bonus kinerja finansial yang diterima para wasit di akhir musim.
Berdasarkan data BBC Sport, kinerja VAR musim lalu mencatatkan 25 kesalahan, mengalami peningkatan dibanding musim 2024–2025 yang mencatatkan 18 kesalahan. Meski demikian, angka tersebut dinilai jauh lebih baik jika dibandingkan dengan musim 2023-2024 (31 kesalahan) dan 2022-2023 (38 kesalahan).
(BBC/P-4)


















































