Kebakaran di Purwakarta Meningkat Selama Juli 2026, Mayoritas Lahan Kering

7 hours ago 4
Kebakaran di Purwakarta Meningkat Selama Juli 2026, Mayoritas Lahan Kering Petugas Damkar Kabupaten Purwakarta saat menanganan kebakaran di PT Iluva di Cikopo Purwakarta.((Dok Damkar Purwakarta)

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta melaporkan peningkatan signifikan kasus kebakaran seiring memasuki puncak musim kemarau. Sepanjang bulan Juli 2026, tercatat sebanyak 75 kejadian kebakaran melanda wilayah tersebut, dengan mayoritas objek yang terbakar berupa ilalang dan lahan kering.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana, mengungkapkan bahwa total kejadian kebakaran sejak Januari hingga Juli 2026 telah mencapai 147 kasus. Lonjakan tajam terjadi pada bulan Juli, di mana lebih dari separuh total kejadian tahun ini terkonsentrasi pada bulan tersebut.

"Dari 147 kejadian kebakaran ini, ternyata setelah kita data, 75 kejadian terjadi di bulan Juli dengan objek mayoritas ilalang," ujar Juddy Herdiana pada Senin (24/8).

Pemicu Kebakaran: Faktor Alam dan Kelalaian Manusia

Menurut Juddy, kondisi lahan yang mengering akibat minimnya curah hujan membuat vegetasi seperti ilalang dan rerumputan menjadi sangat mudah terbakar. Namun, ia menekankan bahwa faktor alam bukan satu-satunya penyebab. Aktivitas manusia dan kelalaian menjadi pemicu utama yang memperparah situasi.

Beberapa tindakan ceroboh yang sering memicu api antara lain:

  • Membuang puntung rokok sembarangan di area lahan kering.
  • Membakar sampah tanpa pengawasan yang memadai.
  • Adanya benda-benda seperti botol atau pecahan kaca di lahan terbuka yang dapat memicu api akibat pantulan panas matahari.
  • Gesekan pada rumpun bambu yang kering.

Kewaspadaan Pasca-Kebakaran Pabrik

Peningkatan kewaspadaan ini menjadi perhatian serius otoritas setempat, terutama setelah insiden kebakaran hebat yang melanda PT Iluva Gravure Industri di Desa Cipopo, Kecamatan Bungursari, beberapa waktu lalu. Peristiwa yang menghanguskan area pabrik tersebut menuntut kerja keras petugas pemadam kebakaran hingga proses pendinginan selesai.

Meski frekuensi kebakaran meningkat, Juddy memastikan hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka. "Korban jiwa tidak ada, alhamdulillah. Korban luka sampai hari ini kita juga belum menerima laporan terkait kejadian-kejadian tersebut," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, baik di lingkungan permukiman maupun di sekitar lahan kosong yang kering, guna mencegah kerugian yang lebih besar selama musim kemarau berlangsung.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |