Mendagri Tito Karnavian Buka Kolaborasi Kementerian dan Lembaga dalam Mengapresiasi Pemda Berprestasi

4 days ago 17

INFO TEMPO - Kementerian Dalam Negeri membuka ruang kolaborasi dengan kementerian dan lembaga negara untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam menjalankan program yang selaras dengan bidang dan tugas pokok serta fungsinya. Langkah ini diharapkan dapat memperluas bentuk penghargaan sekaligus mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja di berbagai sektor pelayanan publik dan pembangunan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 telah memasuki batch kedua yang dimulai di Kota Batam, Kepulauan Riau. Berbeda dengan gelombang pertama yang telah berlangsung beberapa waktu lalu, apresiasi pada putaran kedua menyasar bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan implementasi program 3 juta rumah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Tito mengatakan Kemendagri tidak ingin menjadi satu-satunya pihak yang memberikan penghargaan. Karena itu, kementerian/lembaga yang memiliki program atau alokasi khusus di bidang tertentu dipersilakan memanfaatkan ajang tersebut untuk memberikan apresiasi maupun dukungan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik.

“Ini saya memancing agar kementerian/lembaga yang ingin memanfaatkan apresiasi ini, silakan,” ujar Tito pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Ia mencontohkan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memberikan kuota bedah rumah bagi pemerintah daerah yang berprestasi dalam mengimplementasikan program 3 juta rumah. Ke depan, Tito berharap Kementerian Kesehatan maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah misalkan, dapat memberikan bentuk apresiasi atau dukungan khusus sesuai bidang masing-masing.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berpidato dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sumatra Batch II yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Dok. Tangkapan layar Kompas TV
Menurut Tito, mekanisme penjurian juga dirancang secara kolaboratif dan tidak dilakukan Kemendagri sendiri. Contoh, dalam penilaian lingkungan asri, Kemendagri bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Adapun penilaian di bidang kesehatan, pendidikan, dan perumahan, turut melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Badan Pusat Statistik.

Tito menjelaskan, pemberian apresiasi tersebut memiliki dua tujuan. Pertama, memberikan carrot atau insentif bagi pemerintah daerah agar terus meningkatkan kinerja. Kedua, menunjukkan kepada publik bahwa terdapat banyak kepala daerah yang mampu bekerja dengan baik, sehingga pemberitaan mengenai pemerintah daerah tidak hanya berkutat pada kepala daerah yang bermasalah.

Ia menambahkan, apresiasi juga dapat memberikan dampak positif bagi daerah, termasuk dari sisi popularitas kepala daerah. “Yang tampil di depan ini, minimal popularitasnya naik dan bisa jadi elektabilitasnya juga naik,” kata Tito. “Selamat kepada para pemenang. Yang belum menang tetap bersemangat.”

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menilai apresiasi terhadap pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pencapaian target pembangunan nasional yang sejalan dengan Asta Cita. Menurut dia, kategori yang dipilih Kemendagri dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi telah mencerminkan sejumlah agenda prioritas pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memberikan sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sumatra Batch II yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Dok. Tangkapan layar Kompas TV

“Apabila semua kategori yang dipilih oleh Mendagri yang terkait dengan Asta Cita, tentu target ini akan bisa kita capai,” ujar Djamari. Ia melanjutkan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas pencapaian pemerintah daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi daerah yang menerimanya. Prestasi yang diraih, kata dia, merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Djamari berharap pencapaian yang ditunjukkan pemerintah daerah penerima apresiasi dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya. Pemerintah pusat, kata dia, akan terus memantau dan melihat berbagai prestasi baru yang muncul dari daerah sebagai bagian dari upaya bersama mencapai target pembangunan nasional.

Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa pembangunan pada akhirnya harus bermuara pada kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. “Pembangunan itu harus membuat rakyat tersenyum. Keputusan yang berpihak kepada rakyat, pasti itu keputusan yang benar,” ujar Qodari mengutip pesan pesan Presiden Prabowo.

Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari memberikan sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sumatra Batch II yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Dok. Tangkapan layar Kompas TV

Pesan tersebut, menurut Qodari, sejalan dengan semangat Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang mencakup sejumlah pilar utama Asta Cita. Penghargaan terhadap daerah dalam bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan perumahan menjadi bentuk dorongan agar kebijakan pembangunan terus diarahkan pada kebutuhan masyarakat dan pemerataan manfaat.

Ia menilai pencapaian pemerintah daerah juga tidak terlepas dari kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat. Karena itu, pembangunan bukan hanya mengenai pelaksanaan program, tetapi memastikan setiap kebijakan hadir sebagai solusi dan memberikan manfaat yang merata bagi rakyat. (*)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |