Kakbah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, pusat ibadah umat Islam dan pusat ibadah haji dan umrah Muslim seluruh dunia.(Antara/Budisantoso Budiman)
ORGANISASI Kerja Sama Islam (OKI) menyampaikan kecaman keras atas dugaan serangan pesawat tanpa awak (drone) yang dilaporkan menyasar wilayah di sekitar kota suci Mekkah dan Madinah. Insiden ini memicu keluarnya peringatan keamanan dari otoritas Arab Saudi dan memantik reaksi keras dari dunia internasional.
Sekretariat Jenderal OKI menilai tindakan tersebut sebagai ancaman serius yang berpotensi membahayakan warga sipil serta menodai kesucian tempat-tempat paling suci bagi umat Islam. OKI memperingatkan bahwa serangan semacam itu dapat memicu kemarahan luas dan sentimen negatif di kalangan umat Muslim secara global.
Tudingan Terorisme dan Pelanggaran Hukum Internasional
Dalam pernyataan resminya, Sekretariat Jenderal OKI secara tegas mengategorikan tindakan kelompok Houthi yang berbasis di Yaman sebagai aksi terorisme. Tudingan ini muncul setelah kelompok tersebut dianggap sengaja menyasar tempat suci, masjid, dan fasilitas sipil di wilayah kedaulatan Arab Saudi.
OKI menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan:
- Nilai-nilai luhur ajaran Islam.
- Norma dan prinsip kemanusiaan internasional.
- Ketentuan hukum internasional terkait perlindungan situs suci dan warga sipil.
Organisasi tersebut menyatakan bahwa segala bentuk ancaman terhadap kesucian tempat ibadah umat Islam merupakan tindakan yang tidak dapat diterima maupun ditoleransi dalam keadaan apa pun. OKI juga menyerukan adanya langkah konkret dari komunitas internasional untuk mencegah pihak-pihak bertanggung jawab melakukan pelanggaran serupa di masa depan.
Solidaritas untuk Arab Saudi
Sebagai bentuk dukungan, OKI menyatakan solidaritas penuh kepada pemerintah dan rakyat Arab Saudi. Organisasi ini mendukung segala langkah defensif yang diambil oleh Riyadh guna menjaga keamanan nasional, melindungi nyawa umat Muslim, serta mempertahankan kedaulatan wilayah dari serangan lintas batas.
Ringkasan Klaim Serangan:
| Target Dugaan | Wilayah sekitar Mekkah dan Madinah |
| Waktu Kejadian | Selasa, 15 September 2026 |
| Pihak Tertuduh | Kelompok Houthi (Yaman) |
| Respons OKI | Kecaman keras dan label terorisme |
Bantahan Pihak Houthi
Di sisi lain, kelompok Houthi secara tegas membantah tuduhan bahwa mereka telah melancarkan serangan yang menargetkan kota suci Mekkah pada Selasa (15/9). Pejabat politbiro Houthi, Hezam Al Asad, memberikan klarifikasi melalui platform media sosial X pada Rabu (16/9).
"Klaim tentang penargetan Mekkah Al Mukarramah adalah kebohongan usang dan basi yang tidak lagi dipercaya oleh siapa pun," tegas Al Asad dalam pernyataannya.
Terjadi perselisihan klaim antara pihak keamanan yang melaporkan adanya ancaman serangan dan pihak Houthi yang menolak keterlibatan mereka dalam insiden yang menyasar situs suci tersebut. (AFP/I-1)















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302675/original/000661800_1784602076-1000126784.jpg)


