Perluas Kolaborasi Indonesia–Asia Tenggara Dorong Solusi Kota Berkelanjutan

2 hours ago 2
Perluas Kolaborasi Indonesia–Asia Tenggara Dorong Solusi Kota Berkelanjutan Ilustrasi(Dok Istimewa)

Setelah berhasil menjalankan siklus pertamanya melalui implementasi berbagai proyek percontohan di Indonesia, FutureGen for Change (FGC) resmi memasuki siklus kedua sebagai bentuk keberlanjutan dalam mendorong inovasi kota berkelanjutan berbasis kolaborasi lintas negara. Program yang diinisiasi oleh DAP UK-Indonesia Tech Hub British Embassy Jakarta bersama Pijar Foundation ini kini memperluas cakupan implementasi ke tiga kota di Asia Tenggara, yaitu Medan (Indonesia), Malang (Indonesia), dan Ho Chi Minh City (Vietnam).

FutureGen for Change merupakan platform inovasi terbuka yang mempertemukan startup, pemerintah daerah, mitra pembangunan, akademisi, dan sektor swasta untuk mengembangkan serta menguji solusi terhadap berbagai tantangan perkotaan. Pendekatan program ini menghubungkan inovasi berbasis teknologi dengan kebutuhan nyata pemerintah kota melalui proses co-creation, implementasi proyek percontohan, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.

Keberlanjutan program ini dibangun dari keberhasilan siklus pertama yang menunjukkan kolaborasi antara inovator dan pemerintah daerah mampu menghasilkan pembelajaran nyata dalam menjawab tantangan pembangunan kota. 

Pada siklus pertamanya, FutureGen for Change menjalankan enam proyek percontohan di empat area tantangan utama yaitu reduksi stunting, mitigasi banjir, optimalisasi urban farming, dan pengelolaan sampah, bersama Pemerintah Kota Bogor, Semarang, dan Palembang.

Program ini menghasilkan beberapa dampak, di antaranya lebih dari 3.400 anak terpantau status gizinya melalui platform kesehatan digital oleh startup PrimaKu, risiko banjir di wilayah percontohan berkurang hingga 79% melalui sistem pemantauan berbasis sensor oleh startup ReservoAir, hasil panen urban farming meningkat hingga 351% dengan nol gagal panen oleh startup Lokatani, serta 2,5 ton minyak jelantah dan sampah residu berhasil dialihkan dari tempat pembuangan akhir menjadi produk bernilai ekonomi oleh startup Bantu Bumi.

"Keberlanjutan FutureGen for Change menunjukkan bahwa inovasi tidak berhenti pada tahap ide maupun proyek percontohan. Siklus kedua menjadi langkah penting untuk memperluas kolaborasi lintas negara, memperkuat pembelajaran antarkota, serta memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan," ujar Cynthia Krisanti, Director of Innovation, Pijar Foundation dalam keterangannya hari ini.

Memasuki siklus kedua, FutureGen for Change tidak hanya memperluas wilayah implementasi, juga memperkuat posisinya sebagai platform regional. Siklus kedua ini turut mencerminkan penguatan kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan melalui inovasi dan teknologi.

Dengan memperluas kolaborasi ke berbagai kota di Asia Tenggara, program ini membuka peluang pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarkota, serta memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah, startup, akademisi, dan mitra pembangunan untuk bersama-sama mengembangkan solusi yang dapat direplikasi dan diperluas di tingkat regional. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |