Warga bergotong royong memilah kayu rumah yang ambruk setelah diterjang ombak laut Balikpapan.(Dok. MI/Ervan)
TIGA rumah milik warga kota Balikpapan berlokasi di kawasan pesisir laut, RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7) dini hari sekitar pukul 04.44 Wita, ambruk dihantam ombak laut yang sedang pasang. Selain itu, ada satu rumah lainnya terdampak dan dinyatakan tidak lagi layak untuk dihuni.
Berdasarkan data sementara, tiga rumah yang roboh adalah milik Misnan dan Zainah di nomor 34, Syamsudin dan Suriyani Ningsih di nomor 35, serta Hendra dan Mustika Sari di nomor 32. Ketiga rumah tersebut dihuni beberapa anggota keluarga diantaranya anak-anak dan balita.
Meskipun alami kerusakan cukup parah, beruntung kejadian itu tidak memakan korban jiwa, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri setelah menyadari kondisi rumah mulai berguncang akibat terjangan ombak.
“Keluarga saya sudah bersiap mengungsi beberapa saat sebelum rumah ambruk. Ia mengatakan tanda-tanda bahaya sudah terlihat ketika tiang rumah mulai bergeser,” aku seorang korban bernama Suriyani Ningsih atau akrab dipanggil Atun, di lokasi kejadian.
Sebelum rumahnya roboh, ia sudah menyuruh adik-adiknya untuk mengeluarkan motor, lalu bapak, mama, kakak, dan yang lain mulai memindahkan barang-barang ke dapur. Tidak lama kemudian rumah sudah terasa bergoyang. Ketika itu, seluruh anggota keluarga segera berkumpul di ruang tamu agar lebih mudah menyelamatkan diri apabila rumah benar-benar ambruk.
"Kami memang sudah berjaga-jaga. Tidak ada yang tidur di kamar. Begitu rumah mulai ambruk, semua langsung keluar. Kami sempat berada di air saat menyelamatkan diri," ujarnya.
Ia mengungkapkan, ketinggian ombak yang menghantam rumah diperkirakan mencapai sekitar 3 meter. Beruntung, seluruh anggota keluarganya berhasil keluar sebelum bangunan runtuh dan terseret ombak.
"Alhamdulillah semua selamat. Tidak ada korban jiwa. Hanya ada luka-luka ringan karena terkena paku, papan, dan seng saat menyelamatkan anak-anak," tuturnya.
Terpisah Ketua RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Sukandar menuturkan, akibat kejadian ini tiga rumah itu mengalami kerusakan total. Ada satu rumah lainnya ikut terdampak sehingga penghuninya juga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Akibat kejadian ini, kami segera berkoordinasi dengan pemilik rumah, kelurahan, kecamatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, guna menentukan langkah penanganan selanjutnya," sebutnya.
Dirinya memastikan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, para korban hanya mengalami luka ringan saat berupaya menyelamatkan diri maupun mengevakuasi barang-barang milik mereka. Dan luka-lukanya semuanya sudah tertangani.
Sukandar menyatakan, bantuan logistik, pakaian, serta tempat tinggal sementara saat ini sangat dibutuhkan oleh para korban, karena sebagian besar harta benda korban telah hanyut atau rusak akibat diterjang ombak laut.
"Diantara para korban itu ada beberapa anak usia sekolah dan dua bayi. Mereka tentu membutuhkan perhatian khusus. Selain itu pakaian korban juga telah hilang atau basah terkena air, sehingga bantuan logistik sangat dibutuhkan," pungkasnya.
Untuk diketahui, usai kejadian itu sejumlah warga bersama aparat kelurahan dan instansi terkait bergotong royong membantu para korban, termasuk melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan serta kebutuhan para korban. Pemerintah Kota Balikpapan juga telah berkoordinasi menyiapkan langkah penanganan dan bantuan bagi warga terdampak bencana tersebut. (H-3)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)













