Respons Cepat Pertamina di NTT Dinilai Layak Diapresiasi

2 hours ago 2
Respons Cepat Pertamina di NTT Dinilai Layak Diapresiasi Ilustrasi--Sejumlah personel TNI AU dan Polda NTT memasukkan bantuan logistik ke dalam pesawat Hercules untuk korban gempa Pulau Flores di Lanud El Tari Kupang, Kota Kupang, NTT, Minggu (16/8/2026).(ANTARA/Kornelis Kaha)

LANGKAH cepat PT Pertamina (Persero) dalam menjaga ketersediaan energi sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat apresiasi luas. Upaya ini dinilai sebagai wujud nyata tanggung jawab perusahaan dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat.

Pengamat energi sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), Hadi Ismoyo, menyatakan bahwa skala gempa yang masif telah berdampak pada infrastruktur vital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi distribusi energi yang adaptif untuk menjangkau wilayah terdampak.

“Respons cepat Pertamina layak diapresiasi sebagai bagian dari tanggung jawab nasional dalam tanggap bencana,” ujar Hadi pada Senin (17/8/2026).

Strategi Distribusi RAE dan Inovasi Mitigasi

Hadi menjelaskan bahwa kerusakan pada pelabuhan dan jembatan berpotensi menghambat mobilitas energi. Menanggapi hal tersebut, Pertamina telah menyiapkan skema Reguler, Alternative, and Emergency (RAE). Skema ini merupakan pola pengaturan suplai BBM dan LPG yang dirancang untuk kondisi normal, pengalihan jalur alternatif, hingga situasi darurat kebencanaan.

Hadi juga menyarankan pemanfaatan teknologi mutakhir untuk mempercepat pemulihan akses energi di lokasi yang terisolasi.

“Solusinya adalah menggunakan floating barge atau tongkang untuk dijadikan pelabuhan darurat. Kemudian dengan menggunakan drone mengangkat BBM dan LPG ke SPBU dan pangkalan-pangkalan. Teknologi seperti ini sudah banyak digunakan di Tiongkok dalam mitigasi bencana,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa sebagai satu-satunya BUMN yang memegang mandat public service obligation (PSO), Pertamina harus memprioritaskan akses energi bagi rakyat kecil tanpa memandang beban biaya (no matter cost), terutama di momentum peringatan kemerdekaan ini.

Update Pemulihan Infrastruktur dan Distribusi

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, memastikan distribusi energi tetap berjalan melalui jalur alternatif dan koordinasi intensif dengan pemerintah. Melalui PT Pertamina Patra Niaga, penguatan distribusi dilakukan melalui alih suplai dan transportasi laut dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Berikut adalah data terkini mengenai pemulihan infrastruktur dan jangkauan bantuan Pertamina di NTT:

Kategori Detail Informasi
Status SPBU di Flores 35 dari 52 SPBU telah kembali beroperasi
Penerima Manfaat Bantuan Sekitar 422 jiwa (per 17 Agustus 2026)
Logistik Kemanusiaan Makanan siap santap, air mineral, biskuit, susu instan
Fasilitas Pendukung 3 unit toilet portabel, 1 unit genset (3.000 watt), perlengkapan kesehatan

Bantuan tahap pertama telah disalurkan sejak Sabtu (15/8) dan terus berlanjut hingga saat ini. Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat NTT hingga kondisi distribusi energi dan aktivitas sosial ekonomi kembali pulih sepenuhnya. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |