100 Rumah Rusak dan Ratusan Ribu Warga Tanpa Listrik akibat Badai Tropis Lala Terjang Hawaii

1 day ago 2
100 Rumah Rusak dan Ratusan Ribu Warga Tanpa Listrik akibat Badai Tropis Lala Terjang Hawaii Badai Tropis Lala menerjang Hawaii dengan hujan lebat dan angin kencang. Lebih dari 100 rumah rusak, banjir bandang melanda, serta ratusan ribu warga padam listrik.(The Weather Channel)

BADAI Tropis Lala mulai bergerak menjauhi kepulauan Hawaii setelah memicu banjir bandang yang merusak dan angin kencang di berbagai wilayah. Meski intensitas badai mulai menurun, dampaknya merusak infrastruktur serta melumpuhkan jaringan listrik di sejumlah daerah.

Gubernur Hawaii, Josh Green, mengonfirmasi sedikitnya 100 rumah mengalami kerusakan hingga tersapu dari fondasinya akibat luapan air dan tanah longsor.

"Sebuah 'sungai air' menerjang wilayah Naalehu dan menghanyutkan cukup banyak hal," ujar Josh Green.

Petugas penyelamat pun harus bergerak cepat di tengah situasi darurat tersebut. Salah satu aksi penyelamatan melibatkan seorang wanita lansia yang berhasil dievakuasi dari atas pohon setelah rumahnya tersapu banjir.

Di samping kerusakan pemukiman, curah hujan ekstrem, yang mencapai lebih dari 43 inci (sekitar 109 cm) di wilayah pegunungan Big Island, memicu longsor yang merusak akses jalan utama. Sebagian ruas Jalan Raya Pahala runtuh dan mengisolasi wilayah tenggara Hawaii, tempat salah satu rumah sakit utama daerah tersebut beroperasi.

"Kerusakan di jalan raya menciptakan air terjun baru dan merusak jembatan-jembatan kecil, sekaligus memutus jalur listrik," tambah Green.

Dampak badai juga merusak jaringan energi di Hawaii. Lebih dari 120.000 hingga 200.000 pelanggan dilaporkan mengalami pemadaman listrik akibat hembusan angin berkekuatan badai yang merobohkan tiang listrik serta pepohonan. Pemadaman ini berdampak signifikan pada wilayah Hawaii, Honolulu, dan Maui, bahkan memaksa beberapa rumah sakit beroperasi menggunakan generator darurat.

Pemerintah setempat telah mengambil langkah cepat dengan menutup kantor-kantor pemerintahan, sekolah, hingga fasilitas peradilan. Angkatan Darat (National Guard) dan penjaga pantai (Coast Guard) juga dikerahkan untuk membantu misi pencarian, penyelamatan, serta penanganan pascabencana.

Badan Manajemen Darurat Hawaii (HIEMA) mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak melakukan perjalanan yang tidak mendesak. Bahaya susulan seperti genangan air banjir, reruntuhan material, serta kabel listrik yang terputus masih mengancam keselamatan.

"Banyak korban jiwa justru terjadi setelah bencana berlalu, seperti saat proses pembersihan dengan alat berat atau ketika berada di sekitar jalur listrik yang tumbang," peringat Major General Stephen F Logan, Adjutant General untuk Negara Bagian Hawaii.

Badai Tropis Lala, yang sempat menguat menjadi Badai Kategori 1 saat mendekati Big Island pada jarak sekitar 30 mil (48 km), kini terus bergerak ke arah barat-barat laut meninggalkan kawasan Hawaii. (CNN/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |