Berjibaku Lewat Jalinsum Simaninggir, Warga Minta Pemerintah tak Lepas Tangan

9 hours ago 1
Berjibaku Lewat Jalinsum Simaninggir, Warga Minta Pemerintah tak Lepas Tangan Kondisi Jalinsum menuju Kota Sibolga tepatnya di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.(MI/Januari Hutabarat)

PENGGUNA Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, hingga kini masih harus berjibaku melintasi ruas jalan yang belum sepenuhnya rampung diperbaiki.

Kerusakan ruas jalan tersebut terjadi sejak 25 November 2025, bersamaan dengan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. 

Kondisi badan jalan yang belum maksimal semakin menyulitkan pengguna, terutama ketika hujan turun.

Sopian Harahap, warga yang ditemui Selasa (18/8), mengaku memilih menghindari jalur Simaninggir karena kondisi jalan dinilai belum memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara.

"Kami memilih lewat Kecamatan Poriaha, yang kerap disebut Rampa, walaupun jarak tempuhnya semakin jauh. Namun, lebih aman," ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Rois Tinambunan, warga Sibolga. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tidak sekedar beralasan bahwa ruas jalan tersebut bukan kewenangan pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah tetap dapat berperan dengan melakukan lobi dan koordinasi kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar perbaikan Jalinsum Simaninggir segera mendapat dukungan anggaran.

"Jangan hanya lepas tangan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah harus melakukan lobi anggaran demi perbaikan jalan tersebut," katanya.

Warga menilai kondisi Jalinsum Simaninggir bukan hanya menyangkut kenyamanan perjalanan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mengambil langkah konkret dengan mendorong percepatan penanganan ruas jalan tersebut kepada pihak yang memiliki kewenangan, sehingga masyarakat tidak terus-menerus berjibaku melewati jalur yang kondisinya belum optimal. (JH/E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |