HUT ke-81 RI.(Dok. Sekretarian Negara)
SEJUMLAH perwakilan diplomatik negara sahabat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Dalam kesempatan tersebut, para duta besar menyampaikan apresiasi mendalam terhadap perjalanan bangsa Indonesia serta optimisme terhadap penguatan hubungan bilateral.
Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, menyoroti ikatan historis, ekonomi, dan politik yang telah terjalin lama antara kedua negara. Ia berharap kerja sama Indonesia-Jepang semakin erat di masa depan. "Saya ingin kembali menegaskan harapan kuat kami untuk mempererat hubungan antara kedua negara kita," ujar Myochin.
Apresiasi serupa datang dari Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri. Selain menyampaikan salam dari pemerintah dan rakyat Pakistan, Zahid secara khusus memuji arah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai fokus pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
"Indonesia menunjukkan kemajuan yang luar biasa, baik dari segi pembangunan sosial maupun ekonomi. Saya sangat terkesan dengan visi Presiden Prabowo untuk memajukan perekonomian dan menjamin kesejahteraan rakyatnya," tutur Zahid.
Sementara itu, Duta Besar Mesir Yasser Hassan Farag Elshemy mengingatkan kembali memori sejarah saat Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945. Ia menilai Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam delapan dekade terakhir, terutama dalam menjaga harmoni sosial dan warisan budaya.
"Salah satu hal yang indah di Indonesia adalah harmoni di antara masyarakatnya serta budayanya, bagaimana orang Indonesia menghargai sejarah dan warisan budaya mereka," ungkap Yasser.
Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, turut memberikan ucapan selamat dan menegaskan kesiapan negaranya untuk terus mendampingi Indonesia dalam mewujudkan impian-impian bangsa di masa depan. Ia menyebut Indonesia sebagai negara hebat dengan masa depan yang gemilang.
Kehadiran para diplomat asing ini menegaskan posisi strategis Indonesia di kancah internasional serta pengakuan dunia terhadap stabilitas dan kemajuan pembangunan nasional yang telah dicapai hingga usia ke-81 tahun. (Z-10)


















































