Dukungan untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa NTT

10 hours ago 1
Dukungan untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa NTT (MI)

DI tengah suasana duka pascagempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan warga tidak berhenti pada evakuasi dan penyelamatan korban. Ketika rumah rusak, aktivitas masyarakat terhenti, dan sebagian warga harus bertahan di tempat pengungsian, kebutuhan yang tampak sederhana seperti air bersih, makanan, obat-obatan, hingga layanan kesehatan justru menjadi sangat berarti.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) menimbulkan kerusakan signifikan di sejumlah wilayah Flores. Laporan menyebutkan Kabupaten Nagekeo, Sikka, dan wilayah sekitarnya termasuk daerah yang terdampak cukup parah. Akses bantuan sempat menghadapi tantangan berat karena sejumlah ruas jalan tertutup longsor dan jaringan komunikasi yang terganggu.

Di tengah kondisi darurat tersebut,Pertamina bergerak cepat melalui dukungan kemanusiaan yang difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat. Hingga 18 Agustus 2026, Pertamina menyalurkan bantuan senilai Rp415 juta yang menjangkau lebih dari 3.900 penerima manfaat. Bantuan tersebut mencakup obat-obatan, bahan makanan pokok, makanan siap saji, perlengkapan pengungsian, dapur umum, air bersih, hingga pasokan energi.

Sebagai pusat koordinasi bantuan, didirikan Posko Pertamina Peduli di Fuel Terminal Reo. Selain itu, Posko Medis disiagakan di SMP 1 Reo, Kabupaten Manggarai, dengan menghadirkan tim dokter dan paramedis. Layanan kesehatan ini menjangkau tiga fasilitas kesehatan utama, yakni RS Muhammadiyah Ende, Puskesmas Reo, dan DCU Reo.

Salah satu aspek krusial yang menjadi perhatian adalah akses air bersih dan sanitasi. Pertamina menyalurkan satu tandon air berkapasitas 3.100 liter serta satu toilet portabel ke titik pengungsian. Dalam situasi bencana, ketersediaan fasilitas sanitasi memiliki arti yang sangat vital untuk mencegah munculnya penyakit di lingkungan pengungsian.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa aksi gerak cepat merespons kebutuhan warga adalah prioritas utama perusahaan. Ia menjelaskan bahwa pemulihan sarana dan layanan energi dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

"Melalui Pertamina Peduli, bantuan kebutuhan dasar, kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat disalurkan serta akan terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan," ujar Baron. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |