Industri Sanitasi Bidik Pertumbuhan

9 hours ago 1
Industri Sanitasi Bidik Pertumbuhan Perlengkapan kamar mandi dan dapur atau sanitaryware.(Dok. Antara)

INDUSTRI perlengkapan kamar mandi dan dapur atau sanitaryware mencatatkan kinerja yang relatif stabil pada kuartal II 2026 di tengah tekanan kondisi ekonomi. Pelaku industri menyebut stabilitas tersebut ditopang oleh strategi pemasaran, inovasi produk, serta peningkatan layanan purnajual.

Marketing Manager Germany Brilliant, Sheilla, mengatakan perusahaan terus menyesuaikan strategi bisnis dengan perubahan kebutuhan konsumen yang kini semakin mengutamakan fungsi, kenyamanan, dan estetika dalam produk hunian.

“Dengan situasi ekonomi yang masih penuh tantangan, Germany Brilliant masih bisa bertahan karena strategi marketing yang bagus, kejelian perusahaan dalam menghadirkan produk yang benar-benar dibutuhkan konsumen, mengikuti berbagai macam pameran, after sales yang bagus dan lain-lain, membuat pertumbuhan Germany Brilliant di kuartal kedua ini terbilang cukup stabil,” ujar Sheilla, belum lama ini.

Ia menjelaskan, perubahan gaya hidup masyarakat turut mendorong transformasi fungsi kamar mandi dan dapur yang kini tidak lagi sekadar ruang utilitas, melainkan bagian dari ruang kenyamanan atau sanctuary di dalam hunian.

Seiring dengan itu, perusahaan mengembangkan berbagai produk yang mengedepankan aspek ergonomis, fungsi, keamanan, kenyamanan, serta desain untuk menjawab kebutuhan pasar hunian modern.

Dalam kesempatan yang sama, Sheilla juga menyampaikan bahwa produk perusahaan meraih penghargaan The People’s Choice 2026 untuk kategori Best Choice Luxury Building Materials, Luxury Sanitaryware yang diselenggarakan Rumah123 bersama Indonesia Property Watch (IPW).

“Penghargaan ini bukan sekadar menjadi kebanggaan bagi perusahaan, namun juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen,” katanya.

Ajang The People’s Choice 2026 mencatat lebih dari 111.000 unique voters dengan total sekitar 427.000 suara dari 54 kategori yang mencakup sektor pengembang, material bangunan, hingga home appliances.

CEO Indonesia Property Watch sekaligus Ketua Tim Penyelenggara The People’s Choice 2026, Ali Tranghanda, mengatakan ajang tersebut menjadi wadah kolaborasi berbagai sektor dalam industri properti.

Ia menambahkan, konsumen saat ini semakin selektif dalam memilih produk, tidak hanya berdasarkan popularitas, tetapi juga kualitas dan rekam jejak.

“Konsumen hari ini tidak lagi terbujuk popularitas atau promosi masif. Mereka memperhitungkan rekam jejak, kualitas eksekusi, sampai nilai investasi jangka panjang,” ujar Ali.

Ke depan, pelaku industri sanitaryware diperkirakan akan terus fokus pada pengembangan produk yang mengutamakan kualitas, desain, dan inovasi, seiring meningkatnya tuntutan konsumen terhadap hunian modern. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |