Penyimpanan ASI.((Alodokter))
BAGI ibu menyusui, pemadaman listrik sering kali menjadi momen yang mendebarkan. Pasalnya, stok ASI perah (ASIP) beku di dalam freezer terancam mencair dan basi jika tidak mendapat suhu dingin yang stabil. Pemberian ASIP yang sudah tidak segar atau basi bahkan berisiko membuat bayi mengalami gangguan pencernaan seperti sakit perut, muntah, dan diare.
Namun, Bunda tidak perlu panik jika mengetahui cara penanganan yang tepat. Berikut adalah panduan lengkap cara menyimpan ASI perah saat mati listrik agar kualitasnya tetap terjaga.
1. Hindari Membuka Pintu Freezer Terlalu Sering
Sering membuka dan menutup pintu freezer justru akan membuat suhu di dalamnya tidak stabil dan cepat menghangat. Pada dasarnya, freezer mampu mempertahankan suhu dingin di dalamnya tanpa listrik selama beberapa jam. Jika pintu tetap tertutup rapat dan stok ASIP dikelilingi banyak ice pack, kondisi beku ini bisa bertahan sekitar 5–6 jam.
2. Penuhi Freezer dan Susun ASIP Secara Rapat
Bunda sebaiknya menyusun botol atau kantong ASIP seerat dan serapat mungkin hingga saling bersentuhan. Meminimalkan ruang kosong di dalam freezer sangat efektif untuk memperlambat proses pencairan karena suhu dingin antar-kantong akan saling mempertahankan satu sama lain.
Jika volume ASIP di dalam freezer tidak terlalu banyak, segera isi celah-celah kosong yang tersisa dengan bongkahan es batu, blue ice, atau ice gel. Freezer yang padat akan jauh lebih tahan beku dibandingkan freezer yang lowong.
3. Pindahkan ke Cooler Box Berukuran Besar
Jika suhu freezer dirasa sudah tidak cukup dingin, segera pindahkan ASIP ke wadah pendingin alternatif. Bila ada, pilihlah cooler box berukuran besar daripada cooler bag atau cooler box kecil.
Cooler box kecil umumnya hanya mampu mempertahankan kualitas ASI selama 4–6 jam. Sebaliknya, cooler box berukuran besar yang diisi penuh dengan ice pack dan kantong es batu memiliki ketahanan suhu dingin yang jauh lebih baik, yaitu sekitar 8–10 jam.
4. Gunakan Wadah Kedap Udara
Saat memindahkan ASIP ke wadah pendingin sementara, pastikan kantong atau botol penampung yang digunakan benar-benar kedap udara dan tertutup rapat. Wadah yang kedap udara berfungsi melindungi ASIP dari paparan bakteri, virus, atau zat lain yang memicu kontaminasi, sekaligus mencegah risiko cairan ASI tumpah atau bocor selama masa darurat.
5. Mengungsi ke Tempat yang Memiliki Aliran Listrik
Jika pemadaman listrik berlangsung selama berjam-jam dan es di dalam cooler box mulai mencair, saatnya mencari bantuan. Pindahkan ASIP ke dalam cooler box, bungkus wadah tersebut menggunakan handuk atau selimut tebal untuk menahan suhu, lalu bawa ke tempat yang memiliki aliran listrik aktif.
Bunda bisa menitipkannya di freezer milik kerabat yang tidak terkena pemadaman, atau membawanya ke tempat yang memiliki genset seperti hotel, mal, atau rumah sakit.
Panduan Penanganan ASIP Pasca-Mati Listrik
Setelah aliran listrik kembali normal, periksa dengan teliti kondisi fisik seluruh persediaan ASIP Bunda sebelum diberikan kepada si Kecil:
- Mencair Sedikit: Jika ASIP hanya mencair sebagian kecil dan masih ada kristal es di dalamnya, ASIP tersebut aman untuk langsung dibekukan kembali ke dalam freezer.
- Mencair Sempurna tapi Tetap Dingin: ASIP yang sudah cair seutuhnya tidak boleh dibekukan kembali karena akan merusak kandungan nutrisinya. Pindahkan ke dalam lemari es (kulkas bawah) dan prioritaskan untuk dikonsumsi bayi paling lambat dalam waktu 24 jam (keesokan harinya).
- Tanda ASIP Basi: Jika ASIP tampak menggumpal, cairannya terlihat terpisah secara kontras, serta mengeluarkan aroma tengik dan rasa yang sangat asam, segera buang ASIP tersebut karena sudah basi. (Alodokter, klikdokter/P-3)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)









:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)








