Harry Kane memuji Erling Haaland jelang perempat final Piala Dunia 2026.(Dok. Bavarian Football Works)
KAPTEN tim nasional Inggris, Harry Kane, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas penyerang Norwegia, Erling Haaland, menjelang laga krusial di babak perempat final Piala Dunia 2026. Meski memuji ketajaman sang rival, Kane menegaskan bahwa keduanya memiliki karakteristik permainan yang sangat berbeda di atas lapangan.
Pertemuan antara Inggris dan Norwegia ini tidak hanya menjadi ajang perebutan tiket semifinal, tetapi juga panggung bagi dua penyerang paling mematikan di dunia saat ini. Kane menyebut Haaland sebagai sosok pemain yang luar biasa dengan atribut fisik yang sangat dominan.
"Saya rasa kami benar-benar pemain yang berbeda. Kami sama-sama penyerang, tetapi hampir bermain di dua posisi yang berbeda," ujar Kane sebagaimana dikutip dari AFP.
Lebih lanjut, penyerang yang kini membela Bayern Muenchen tersebut menggambarkan Haaland sebagai kekuatan alam yang sulit dibendung. "Erling luar biasa. Rekor golnya, secara fisik dia seperti mesin, dia monster. Penyelesaian akhirnya berada di level tertinggi dan catatan golnya berbicara sendiri," imbuhnya.
Perbedaan Gaya Main
Meskipun sama-sama mengemban tugas sebagai ujung tombak, Kane menjelaskan bahwa gaya bermainnya lebih cenderung melibatkan diri dalam proses pembangunan serangan. Berbeda dengan Haaland yang sering menjadi penyelesai akhir di dalam kotak penalti, Kane lebih fleksibel dalam bergerak turun ke tengah.
"Saya melihat diri saya sebagai pemain yang berbeda. Saya suka lebih sering menyentuh bola dan terlibat dalam permainan. Saya rasa tidak perlu membandingkan kami. Saya sangat menghormatinya sebagai pemain dan profesional," jelas Kane.
Walau menaruh rasa hormat yang besar, Kane tetap berharap Haaland tidak berada dalam performa terbaiknya saat menghadapi The Three Lions besok. "Tentu saya berharap besok dia tidak tampil menonjol, tetapi dia pemain yang fantastis," tambahnya.
Persaingan Sepatu Emas
Laga perempat final ini juga menjadi babak baru dalam persaingan perebutan gelar pencetak gol terbanyak atau Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Saat ini, Erling Haaland memimpin dengan koleksi tujuh gol, sementara Harry Kane membuntuti di posisi kedua dengan raihan enam gol.
Kendati demikian, Kane menegaskan bahwa ambisi pribadinya untuk meraih penghargaan individu berada di bawah kepentingan tim. Baginya, mengangkat trofi Piala Dunia 2026 adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
"Target utama saya adalah menjuarai Piala Dunia, bukan sekadar meraih Sepatu Emas. Namun saya tahu, jika saya mencetak gol, tentu itu akan membantu tim," pungkas Kane dengan optimis.
Pertandingan perempat final antara Inggris melawan Norwegia diprediksi akan menjadi salah satu laga paling sengit di turnamen ini, mengingat kedua tim memiliki mesin gol yang sedang berada dalam kondisi puncak. (Z-10)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)













