Jus Semangka Versus Buah Utuh: Mana yang Lebih Bernutrisi?

5 hours ago 3
 Mana yang Lebih Bernutrisi? Ilustrasi.(Magnific)

MENIKMATI semangka setelah beraktivitas di bawah terik matahari adalah salah satu cara terbaik untuk menyegarkan diri. Berbeda dengan makanan pendingin musim panas lain, semangka kaya akan nutrisi.

Saat ini, mengonsumsi semangka dalam bentuk jus menjadi tren yang kian populer. Namun, apakah jus ini benar-benar sehat atau sekadar minuman tinggi gula?

Berikut ulasan medis mengenai manfaat jus semangka yang telah ditinjau oleh Julie Lopez, RD. Simak penjelasannya.

Manfaat Kesehatan Buah Semangka

Manusia telah menikmati semangka selama ribuan tahun, dengan bukti arkeologis tertua ditemukan di timur laut Afrika sekitar 5.000 tahun lalu. Sebagai anggota keluarga mentimun, semangka menonjol karena rasa manis dan kandungan airnya yang melimpah.

Berikut kandungan nutrisi utama dalam semangka:

  • Air: Mengandung lebih dari 90% air, sangat penting untuk hidrasi, kesehatan ginjal, menjaga tekanan darah, dan mendukung sistem detoksifikasi tubuh.
  • Serat: Meski daging buahnya bukan sumber serat utama, biji semangka mengandung serat yang membantu pencernaan dan mengatur kadar gula darah.
  • Vitamin C: Dua cangkir semangka memenuhi 25% kebutuhan harian. Vitamin ini meningkatkan sistem imun, kesehatan kulit, dan membantu penyerapan zat besi.
  • Vitamin A: Mengandung antioksidan yang mengurangi peradangan serta meningkatkan kesehatan mata dan kulit.
  • Kalium & Magnesium: Elektrolit penting untuk menjaga keseimbangan cairan, tekanan darah, fungsi saraf, dan mendukung kualitas tidur yang sehat.
  • Asam Amino (Sitrulin & Arginin): Membantu pembentukan otot dan saraf. Studi menunjukkan kombinasi keduanya mendukung kesehatan kardio-metabolik.
  • Senyawa Tanaman: Kaya akan likopen dan karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan mata.

Apakah Jus Semangka Sama Sehatnya dengan Buah Utuh?

Ada beberapa faktor yang menentukan kualitas nutrisi jus semangka dibandingkan buah utuhnya:

Jika Anda menggunakan juicer, ampas (pulp) akan terpisah, yang berarti sebagian besar serat akan hilang. Namun, jika Anda menggunakan blender, Anda mengonsumsi seluruh bagian buah. Perlu dicatat bahwa proses blender memecah serat sehingga tubuh mencerna jus lebih cepat, yang dapat memicu kenaikan gula darah lebih cepat dibandingkan memakan buah utuh.

Tips Penting: Waspadai gula tambahan atau pengawet pada jus kemasan. Gula tambahan adalah agen pro-inflamasi yang dapat mengganggu kesehatan usus dan memicu penyakit kronis.

Cara Membuat Jus Semangka tanpa Juicer

Anda tidak memerlukan alat canggih untuk membuat jus semangka yang sehat di rumah. Berikut metode sederhana yang direkomendasikan:

  1. Buang biji dan kulitnya, lalu potong daging semangka menjadi bongkahan.
  2. Haluskan daging buah menggunakan blender.
  3. Saring menggunakan saringan halus jika ingin tekstur yang lebih cair (opsional).

Kesimpulan

Jus semangka adalah pilihan yang sehat selama Anda memperhatikan cara pembuatannya. Menggunakan blender lebih disarankan daripada juicer untuk mempertahankan nutrisi, dan sangat penting untuk menghindari tambahan gula. Menikmati semangka, baik dalam bentuk buah utuh maupun jus beberapa kali seminggu, sudah cukup untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. (Better Homes and Gardens/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |