MANAJER Manchester City, Enzo Maresca.(Dok. AFP/Kirk)
MANAJER Manchester City, Enzo Maresca, langsung mengalihkan fokus timnya ke laga perdana Liga Primer Inggris setelah menelan kekalahan 0-3 dari Arsenal pada laga Community Shield di Stadion Principality, Cardiff, Wales, Minggu (16/8).
Kekalahan telak tersebut tidak membuat Maresca larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan segera dilakukan sebelum menghadapi laga pembuka Premier League musim 2026/2027 melawan AFC Bournemouth di Stadion Etihad pada Minggu (23/8) pukul 20.00 WIB.
“Kami akan menganalisis pertandingan ini, kesalahan-kesalahan yang kami lakukan, dan berusaha memperbaikinya. Kemudian mulai Selasa, kami akan fokus pada pertandingan melawan Bournemouth,” ujar Maresca sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Senin (17/8).
Dalam laga Community Shield tersebut, Manchester City sebenarnya mendominasi penguasaan bola dan melepaskan lebih banyak tembakan. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama. The Gunners mengejutkan City lewat gol cepat Riccardo Calafiori saat laga baru berjalan 23 detik.
Arsenal kemudian menggandakan keunggulan melalui Kai Havertz pada menit ke-28. Di awal babak kedua, tepatnya menit ke-48, Martin Odegaard menyempurnakan kemenangan Arsenal dengan gol ketiga.
Maresca berdalih bahwa performa timnya belum maksimal akibat minimnya ketersediaan pemain inti. Sebagian besar penggawa The Citizens baru kembali setelah membela negara masing-masing di Piala Dunia 2026.
“Beberapa dari mereka baru mulai berlatih dua atau tiga hari lalu. Jadi, penting bagi mereka untuk mendapatkan menit bermain dan siap menghadapi Premier League," jelas mantan pelatih Leicester City tersebut.
Senada dengan sang manajer, kapten tim Ruben Dias mengungkapkan rasa frustrasinya atas hasil minor di awal musim ini. Ia mengakui bahwa transisi di bawah manajer baru masih memerlukan waktu untuk mencapai level terbaik.
“Jelas, ini tidak cukup baik dan membuat frustrasi. Terima kasih kepada para penggemar yang datang dari jauh. Ini adalah awal musim dan hasil ini tidak cukup baik. Banyak hal yang sedang berubah, tentunya dengan adanya manajer baru juga," pungkas Dias. (Ant/H-3)


















































