Karhutla di Palika Rokan Hilir Meluas Capai 50 Hektare(MI/Rudi Kurniawansyah)
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) gambut yang melanda Kepenghuluan Palika, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, terus meluas hingga mencapai sekitar 50 hektare.
Dari total luas kebakaran lahan gambut tersebut, kawasan yang berhasil dipadamkan oleh tim gabungan baru sekitar seluas 4 hektare.
"Sebelum menurunkan regu pemadam ke sektor terdampak di Rokan Hilir, petugas terlebih dahulu melakukan pemantauan udara untuk memetakan arah penjalaran api. Setibanya di lokasi, tim melaksanakan size up menggunakan drone untuk mengetahui kondisi dan sebaran titik kebakaran,” kata Komandan Manggala Agni Daops Dumai Alfarizi, Jumat (14/8).
Berdasarkan hasil pemantauan visual udara, strategi pemadaman langsung disusun dengan membagi personel ke dalam beberapa area kerja. Tim dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan pemadaman pada masing-masing sektor guna menekan penjalaran api agar tidak semakin meluas.
Operasi pemadaman darat di Rokan Hilir mengandalkan pasokan air dari dua jalur parit berukuran lebar dua meter dengan kedalaman 150 sentimeter. Sebanyak tiga mesin Mini Striker, 25 rol selang penyalur, serta tandon air dikerahkan untuk membasahi area gambut yang membara di bawah permukaan.
“Kondisi kebakaran di wilayah Rokan Hilir dilaporkan masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya. Titik api dan kepulan asap tebal masih berpotensi memicu perluasan area kebakaran,” ujarnya.
Sejauh ini, seluruh personel gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) akan melanjutkan operasi pemadaman secara intensif hingga seluruh titik api benar-benar padam.
“Kondisi saat ini, kebakaran di lokasi masih belum dapat dikendalikan dan kegiatan pemadaman masih terus dilaksanakan,” pungkasnya. (RK)


















































