Penampakan kobaran api diserta asap tebal membubung ke udara melahap lahan gambut yang berada dekat instalasi migas PetroChina, Betara X, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, Sabtu siang (15/8/2026).(Dok istimewa )
KEBAKARAN lahan gambut yang terus merebak di beberapa belahan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, Provinsi Jambi, Sabtu siang (15/8), mulai merangsek ke kawasan gambut terbilang dalam yang berada dekat instalasi migas PT PetroChina di Betara X, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Menurut masyarakat Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, kobaran api disertai kepulan asap membubung tinggi, muncul sekiytr pukul 13.00 Sabtu siang. Lokasi awal kebakaran dilaporkan warga terjadi di RT 02, Dusun Kampung tengah, Desa Pematang Lumut, berdekatan dengan bangunan instalasi pengolahan dan pipa migas milik PT PetroChina Jabung Ltd.
Mendapat kabar amukan api di lahan gambut objek vital negara tersebut, Kepala Balai Dalkarhut (Pengendalian Kebakaran Hutan) Wilayah Sumatra) Ferdian Krisnanto langsung bergerak cepat. Ia meminta pasukan Manggala Agni Posko Muntialo, yang paling dekat dengan lokasi karhutla, turun ke lokasi melakukan pemadaman.
“Tema-teman Manggala Agni saat ini masih berjibaku di lokasi melakukan pemadaman bersama personel tim satgas darat lainnya,” sebut Ferdian.
Selain tim satgas darat dari manggala agni, TNI, Polri, BPBD danrelawan masyarakat peduli api, untuk mengendalikan kebakaran yang sangat berdekatan dengan instalasi pipa minyak dan gas itu, juga dibantu personel regu pemadam kebakaran dari PT PetroChina. Hingga berita ini diturunkan, kobaran api di atas lahan gambut masih berkobar, diserta kepulan asap yang membubung tinggi ke udara.(SL/E-4)


















































