Los Angeles Lakers Dijual Seharga Rp200 Triliun ke Josh Kushner dan Bob Iger

1 hour ago 3
Los Angeles Lakers Dijual Seharga Rp200 Triliun ke Josh Kushner dan Bob Iger ilustrasi(AFP)

WARALABA basket ternama asal Amerika Serikat, Los Angeles Lakers, resmi berpindah kepemilikan kepada pengusaha Josh Kushner dan Bob Iger. Transaksi fantastis senilai 12,5 miliar dolar AS (sekitar Rp200 triliun) ini sekaligus mencetak rekor nilai penjualan tertinggi sepanjang sejarah untuk sebuah waralaba klub olahraga.

Laporan ESPN pada Rabu (12/8) menyebutkan bahwa kesepakatan akuisisi ini terbilang mengejutkan publik. Pasalnya, Kushner dan Iger semula tengah fokus mematangkan proyek pengembangan klub ekspansi NBA di Las Vegas sebelum akhirnya mengalihkan tawaran penuh untuk membeli The Lakers.

"Sebagai penggemar NBA seumur hidup, kami merasa sangat terhormat mendapat kesempatan menjadi pengelola Los Angeles Lakers, salah satu waralaba olahraga paling ikonik di dunia," ungkap Kushner dan Iger dalam pernyataan resminya.

Sebagai latar belakang, Josh Kushner merupakan pendiri perusahaan modal ventura Thrive Capital serta pendiri platform Oscar Health. Sementara itu, Bob Iger dikenal luas sebagai mantan CEO The Walt Disney Company yang kini posisinya digantikan oleh Josh D'Amaro.

Keduanya menegaskan komitmen untuk menjaga warisan kepemimpinan mendiang Jerry Buss dan Jeanie Buss, sembari membawa Lakers tetap perkasa bersaing di level tertinggi demi memuaskan para penggemar di Kota Los Angeles.

Langkah penjualan ini tergolong sangat singkat. Sebelumnya, CEO sekaligus Chairman TWG Global, Mark Walter, baru saja memegang status pemilik mayoritas Lakers pada Oktober 2025 usai membelinya dari keluarga Buss dengan valuasi sekitar 10 miliar dolar AS. Hanya dalam kurun waktu singkat, Walter memutuskan melepas seluruh kepemilikannya kepada duet Kushner dan Iger.

Kendati kesepakatan harga telah tercapai, proses akuisisi belum sepenuhnya rampung. Transaksi ini masih harus menunggu persetujuan formal dari Dewan Gubernur NBA (NBA Board of Governors).

Proses verifikasi dan ratifikasi tersebut diperkirakan memakan waktu beberapa pekan, dengan jadwal Rapat Dewan Gubernur berikutnya yang akan digelar pada September mendatang di New York. (Ant/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |