Gempa Kolombia(AFP)
GELOMBANG dukungan dan bantuan kemanusiaan dari sejumlah negara di Benua Amerika terus mengalir ke Kolombia usai guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,4 melanda wilayah barat negara tersebut pada Senin (10/8). Bencana dahsyat ini dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 234 orang dan melukai ribuan warga lainnya.
Otoritas Kolombia memfokuskan penerimaan bantuan internasional dalam bentuk pasokan logistik dan kebutuhan dasar.
Presiden El Salvador, Nayib Bukele, mengonfirmasi pengerahan dua pesawat kargo yang mengangkut 100 ton bantuan kemanusiaan ke Kolombia. Penerbangan perdana dilakukan pada Selasa (11/8) malam, disusul penerbangan kedua pada Rabu (12/8).
"Kolombia hanya meminta bantuan kemanusiaan dalam bentuk pasokan untuk membantu keluarga yang terdampak gempa," ujar Bukele melalui akun resminya di platform X.
Dukungan serupa disiapkan Pemerintah Meksiko. Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan pihaknya tengah merancang pengiriman bantuan logistik menuju Cali, yang mencakup lebih dari 8.000 paket makanan, 13.000 paket kebutuhan pokok, serta empat ton pasokan obat-obatan.
Sementara itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bogota mengonfirmasi bahwa pemerintahan Trump telah mengaktifkan Tim Bantuan Tanggap Bencana (Disaster Assistance Response Team/DART). Tim tersebut tiba di lokasi pada Selasa guna memperkuat operasi darurat dan koordinasi penanganan bencana.
Sejumlah negara tetangga juga menyiapkan dukungan teknis lapangan. Presiden Ekuador Daniel Noboa menawarkan pengerahan 47 personel tim Urban Search and Rescue (USAR) yang dilengkapi anjing pelacak dan peralatan medis mandiri untuk durasi operasional selama tujuh hari.
Langkah solidaritas dan kesiapan pengiriman bantuan serupa diutarakan oleh Kementerian Luar Negeri Argentina, Presiden Peru Keiko Fujimori, Pemerintah Venezuela, hingga Presiden Chile Jose Antonio Kast.
Di dalam negeri, Ibu Negara Kolombia, Ana Lucia Pineda, mengumumkan bahwa pusat pengumpulan bantuan kemanusiaan telah didirikan di Kota Pereira. Pihak berwenang mengimbau bantuan difokuskan pada pasokan makanan tahan lama, obat-obatan, pakaian, kasur, bantal, serta perlengkapan tidur.
Dampak kerusakan parah akibat gempa bumi terkonsentrasi di beberapa kota utama, antara lain Cali, Pereira, dan Quibdo. Hingga saat ini, operasi pencarian korban selamat dan pendataan skala kerusakan bangunan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (Ant/Anadolu/P-4)


















































