Lionel Messi(Dok AFP)
LIONEL Messi kembali membuktikan Piala Dunia seolah menjadi panggungnya untuk terus menorehkan sejarah. Di tengah kemenangan dramatis Argentina 3-2 atas Tanjung Verde, kapten La Albiceleste kembali memecahkan sederet rekor yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain terbesar dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.
Argentina memang dipaksa bekerja keras di Hard Rock Stadium, Miami, saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar. Juara bertahan nyaris harus menyelesaikan laga melalui adu penalti sebelum akhirnya memastikan tiket ke babak 16 besar berkat gol bunuh diri Diney Borges pada menit ke-111.
Gol ke-20
Di balik laga yang penuh ketegangan itu, Messi yang berusia 39 tahun membuka keunggulan Argentina pada menit ke-29 lewat kontrol sempurna dan penyelesaian akhir khasnya.
Gol tersebut menjadi torehan ke-20 Messi sepanjang penampilannya di Piala Dunia. Belum pernah ada pemain lain yang mencapai angka tersebut.
La Pulga pun kini menjauh di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia unggul atas Kylian Mbappe yang mengoleksi 18 gol.
Penampilan ke-30
Rekor itu juga melengkapi pencapaian lain yang diraih Messi. Laga kontra Tanjung Verde merupakan penampilan ke-30 sang megabintang di putaran final Piala Dunia menjadikannya pemain pertama yang mencapai jumlah tersebut.
Perjalanan Messi di Piala Dunia membentang selama dua dekade. Dia menjalani debut Piala Dunia pada 2006 saat menghadapi Serbia dan Montenegro. Selang 20 tahun kemudian, Messi masih menjadi tokoh utama Argentina di ajang yang sama.
Rekor jumlah pertandingan sebenarnya telah dia pecahkan sejak final Piala Dunia 2022 ketika melampaui catatan legenda Jerman, Lothar Matthaus. Kini, Messi kembali memperlebar jarak dengan para pesaingnya.
Cetak Gol 8 Laga Beruntun
Produktivitas Messi juga belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Gol ke gawang Tanjung Verde membuatnya mencetak gol dalam 8 pertandingan Piala Dunia secara beruntun yang belum pernah dilakukan pemain mana pun.
Rangkaian itu dimulai sejak Piala Dunia 2022 ketika dia membobol gawang Australia, Belanda, Kroasia, dan Prancis. Catatan tersebut berlanjut di edisi 2026 lewat gol ke gawang Aljazair, Austria, Yordania, hingga Tanjung Verde.
Ketajamannya pada turnamen kali ini juga bahkan menyamai pencapaian terbaiknya empat tahun lalu. Messi mengoleksi tujuh gol hanya dalam empat pertandingan terdiri atas trigol ke gawang Aljazair, dua gol melawan Austria, satu gol saat menghadapi Yordania, dan satu gol ke gawang Tanjung Verde.
Data Opta turut mencatat rekor lain yang kembali menjadi milik Messi. Dia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol dalam dua edisi Piala Dunia berbeda, yakni pada 2022 dan 2026. (E-4)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)








:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)









