NTB Kirim 55 Tenaga Kesehatan dan 34 Ton Beras Bantu Korban Gempa NTT

1 day ago 2
NTB Kirim 55 Tenaga Kesehatan dan 34 Ton Beras Bantu Korban Gempa NTT Pengalaman NTB dalam menghadapi gempa besar pada 2018 silam menjadi modal penting dalam menyusun strategi respons medis dan logistik agar bantuan yang diberikan tepat sasaran bagi warga Flores yang kini tengah berjuang di masa tanggap darurat.(Dok. Istimewa)

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dikirimkan mencakup 55 tenaga kesehatan (nakes) serta 34 ton beras guna memenuhi kebutuhan mendesak di wilayah bencana.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, melepas secara resmi Tim Solidaritas Kemanusiaan Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR BNN) dari Kantor BPBD NTB pada Minggu (16/8). Langkah ini merupakan bentuk respons cepat tetangga terdekat dalam waktu kurang dari 24 jam setelah bencana terjadi.

Mobilisasi Tenaga Kesehatan dan Medis

Tim kesehatan yang diberangkatkan terdiri dari berbagai keahlian untuk menangani fase awal darurat bencana. Mereka berasal dari Dinas Kesehatan NTB, RS Universitas Mataram, RS Kota Mataram, dan unsur kesehatan lainnya. Fokus utama tim adalah menangani korban luka, patah tulang, serta memberikan layanan trauma healing.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Lalu Hamzi Fikri, menjelaskan bahwa tim akan bekerja secara fleksibel. "Tim ini nanti kita tugaskan ada yang di rumah sakit, kemudian ada yang mobile juga, terutama daerah-daerah yang terdampak," ujarnya. Tim dijadwalkan bertugas selama enam hingga tujuh hari, namun durasi tersebut dapat diperpanjang sesuai kebutuhan lapangan.

Rincian Bantuan Logistik dan Personel NTB:

Jenis Bantuan Detail / Jumlah
Tenaga Kesehatan 55 Orang (Dokter Spesialis, Perawat, Psikolog, dll)
Beras 34 Ton
Logistik Pangan 1.000 dus air mineral, gula, minyak goreng
Logistik Non-Pangan 2.000 selimut, terpal, matras, paket sandang
Medis 1 Truk obat-obatan dan emergency kit

Solidaritas Regional Bali-NTB-NTT

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB, Ahsanul Khaliq, merinci bahwa bantuan 34 ton beras tersebut bersumber dari cadangan pangan Pemprov NTB sebanyak 21 ton, bantuan PT AMNT 10 ton, dan Bulog 3 ton.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata kerja sama regional. Segera setelah gempa terjadi, ia langsung berkomunikasi dengan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Gubernur Bali Wayan Koster untuk membangun respons bersama.

"Kita ingin hadir menunjukkan solidaritas kepada mereka. Untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Kita, tetangga mereka, ingin menjadi yang pertama hadir untuk membantu," tegas Iqbal. Ia menambahkan bahwa kesiapan pengiriman bantuan dalam waktu singkat ini juga menjadi uji kesiapsiagaan NTB dalam menghadapi aksi kemanusiaan skala besar.

Pengalaman NTB dalam menghadapi gempa besar pada 2018 silam menjadi modal penting dalam menyusun strategi respons medis dan logistik agar bantuan yang diberikan tepat sasaran bagi warga Flores yang kini tengah berjuang di masa tanggap darurat. (MM/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |