Orang Utan Didi Lepas dari Kandang Solo Safari, Sempat Masuk Kampung dan Robohkan Motor

9 hours ago 1
Orang Utan Didi Lepas dari Kandang Solo Safari, Sempat Masuk Kampung dan Robohkan Motor Didi, orang utan bertubuh besar lepas dari kandang dan keluar menuju pemukiman sebelah barat.(MI/Widjajadi)

DIDI, orang utan besar koleksi satwa Taman Solo Safari lepas dari kandang, Selasa (18/8) menjelang sore dan keluar menuju perkampungan sisi barat bonbin tersebut.

Peristiwa orang utan berjalan menuju kampung kawasan UNS itu tidak menimbulkan kepanikan warga atau pengguna lalu lintas jalan sisi barat Solo Safari. Namun begitu tidak ada yang berani mengusik dan apalagi mengusir.

Ketika memasuki halaman warung ayam tulang lunak Bengawan, Jurug yang sedang ramai pengunjung, satwa langka itu merobohkan sejumoah sepeda motor yang diparkir.

Pihak TSI (Taman Safari Indonesia) Grup yang menerima pelaporan terkait lepasnya orang utan itu, langsung bertindak cepat untuk melakukan evakuasi, sebelum satwa koleksinya menakut nakuti masyarakat yang didekati.

"Setelah menerima informasi terkait kejadian, TSI Group segera mengerahkan tim internal yang memiliki kompetensi menangani satwa untuk melakukan pengamanan di lapangan," kata Dani Widi Krismara, mewakili menejemen dalam penjelasan kepada wartawan lewat WAG Solo Safari.

Menurut dia, proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku.

"Tim berhasil mengamankan orang utan, mengevakuasi dan  mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali," imbuh Dani.

Dia yakinkan, bahwa  dalam proses evakuasi, TSI Group memastikan penanganan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik sekaligus kesejahteraan satwa, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari standar pengelolaan satwa TSI Grup.

"Semua terkendali, dan TSI Group melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rangkaian kejadian, termasuk aspek prosedur dan sistem pengamanan. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk penguatan pengamanan guna memastikan kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari," jelas dia.

TSI Group memahami kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga di sekitar UNS akibat insiden ini dan menyampaikan permintaan maaf kepada warga. (WJ)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |