Pasar Berjangka Komoditi Dinilai Butuh Ekosistem yang Aman dan Berkelanjutan

1 day ago 2
Pasar Berjangka Komoditi Dinilai Butuh Ekosistem yang Aman dan Berkelanjutan Ilustrasi(Antara)

PERTUMBUHAN aktivitas perdagangan berjangka komoditi nasional terus menunjukkan tren positif. Kendati demikian, akselerasi volume transaksi ini dinilai tidak akan bertahan lama jika tidak didukung oleh pembentukan ekosistem perdagangan yang transparan, aman, dan berkelanjutan.

Guna merespons tren tersebut, PT Didimax Berjangka (DIDIMAX) memfokuskan strategi bisnisnya pada penguatan empat pilar utama operasional: edukasi publik, layanan pendampingan nasabah, pengembangan teknologi perdagangan digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Komisaris Utama Didimax, Yadi Supriyadi, mengungkapkan bahwa di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, pelaku industri harus adaptif terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat akan akses informasi dan layanan digital yang cepat serta responsif.

“Pertumbuhan aktivitas perdagangan tidak dapat dipisahkan dari pentingnya membangun ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Bagi perusahaan, pencapaian volume perdagangan bukan semata-mata mengenai angka, melainkan bagian dari perjalanan untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang semakin baik,” kata Yadi dalam keterangannya.

Seiring makin diminatinya instrumen perdagangan berjangka, Didimax menyoroti pentingnya edukasi publik sebagai instrumen mitigasi risiko. Karakteristik industri yang berisiko tinggi (

high risk, high return) menuntut pemahaman mendalam dari calon investor sebelum mengambil keputusan transaksi.

Yadi menekankan, pelaku industri memiliki tanggung jawab untuk mendorong masyarakat agar memahami mekanisme pasar, penerapan manajemen risiko (risk management), serta faktor-faktor makroekonomi yang memengaruhi pergerakan harga. Menurutnya, pemahaman yang matang akan menghasilkan aktivitas perdagangan yang berkualitas dan terukur.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pencapaian yang diraih menjadi dorongan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Ke depan, perseroan akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk menjaga kepercayaan nasabah,” tambahnya.

Dari sisi industri, Didimax menilai persaingan di sektor perdagangan berjangka akan semakin ketat seiring pesatnya perkembangan teknologi finansial. Untuk menjaga stabilitas pasar, kolaborasi antara perusahaan pialang berjangka, bursa berjangka, lembaga kliring, dan regulator menjadi krusial dalam menciptakan iklim transaksi yang profesional dan bertanggung jawab.

Strategi pengembangan yang berfokus pada kualitas layanan tersebut turut tecermin dari volume transaksi perseroan yang konsisten mencatatkan pertumbuhan tinggi di industri. Berdasarkan data historis, Didimax membukukan volume transaksi (Highest Exchange Traded Volume) yang membawanya meraih predikat Top Achiever dari Jakarta Futures Exchange (JFX) serta Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

(P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |