Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif

1 day ago 2
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Aceh.(Dok. Antara)

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumhamimipas) Yusril Ihza Mahendra mengharapkan kondisi di Aceh tetap kondusif pascakericuhan yang terjadi saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian di wilayah tersebut.

"Mudah-mudahan suasana di Aceh sudah kondusif dan semua pihak menjaga ketenangan, ketentraman dan kedamaian," ujar Yusril usai mengikuti Upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/8).

Yusril menegaskan bahwa pemerintah menghormati seluruh masyarakat Aceh sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia juga menyatakan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dalam mengatasi berbagai kekurangan yang ada di tengah masyarakat guna memperbaiki keadaan di masa depan.

Seruan perdamaian ini muncul menyusul insiden kericuhan dalam kegiatan zikir dan doa bersama memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman pada Sabtu (15/8). Kericuhan dipicu oleh aksi sejumlah massa yang mengibarkan bendera Bulan Bintang, yang identik dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Aparat keamanan yang berada di lokasi segera melakukan penertiban terhadap aksi pengibaran bendera tersebut, yang kemudian memicu ketegangan di lapangan. Meski demikian, situasi dilaporkan mulai terkendali seiring dengan peringatan HUT Ke-81 RI.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memastikan bahwa perayaan HUT Ke-81 RI di Aceh berlangsung aman tanpa gangguan. Ia mengajak masyarakat Aceh untuk tetap bersatu dan fokus pada pembangunan daerah.

"Kami berharap kepada seluruh masyarakat Aceh di manapun berada, mari kita jaga kedamaian, ketenangan, dan yang paling utama sesama kita rakyat Aceh mari bahu membahu mewujudkan Aceh yang sejahtera dan makmur," kata Fadhlullah di Banda Aceh.

Pemerintah pusat dan daerah kini terus berkoordinasi untuk memastikan stabilitas keamanan di Aceh tetap terjaga, sembari mengedepankan dialog untuk menyelesaikan persoalan yang masih tersisa pascakonflik. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |