Penjajah Israel Buat Ribuan Pasien di Gaza Tersiksa

5 days ago 3
Penjajah Israel Buat Ribuan Pasien di Gaza Tersiksa Gaza.(The Guardian)

RIBUAN pasien di Jalur Gaza yang dilanda genosida masih menunggu evakuasi medis meskipun ada gencatan senjata, kata juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tarik Jasarevic pada Selasa (11/8).

Jasarevic menyampaikan hal itu sebagai tanggapan atas pertanyaan kantor berita Anadolu tentang perkembangan terkini evakuasi medis dari Gaza di tengah berbagai kendala dan permohonan bantuan dari pasien untuk mendapatkan perawatan medis.

Ia mengatakan 12.913 pasien, termasuk 6.186 anak, telah dievakuasi secara medis dari Gaza sejak Oktober 2023, bersama dengan sekitar 16.000 pendamping. Menurutnya, evakuasi medis saat ini berlangsung tiga hingga empat kali dalam sepekan.

"Pekan lalu, sejak 2 hingga 8 Agustus, sebanyak 101 pasien dan 164 pendamping telah dievakuasi," katanya, menegaskan bahwa ribuan pasien lainnya masih menunggu evakuasi medis.

Pasukan penjajah Israel melancarkan serangan militer besar-besaran ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 sehingga menewaskan 73.387 warga Palestina, kebanyakan perempuan dan anak-anak, dan melukai 174.257 lainnya. Serangan tersebut juga telah menghancurkan 90 persen infrastruktur di Gaza, dengan estimasi biaya rekonstruksi mencapai 70 miliar dolar AS (sekitar Rp1.249 triliun). Sejak kesepakatan gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada 11 Oktober 2025, pasukan penjajah Israel telah menewaskan 1.259 warga Palestina dan melukai 4.146 lainnya. Dalam kurun waktu tersebut, 807 jasad warga Palestina juga telah ditemukan.

Satu jasad dan satu korban luka juga telah dibawa ke rumah sakit di Gaza dalam 24 jam terakhir. Agresi penjajah Israel juga telah menyebabkan pengungsian paksa terhadap hampir dua juta orang dari seluruh wilayah Jalur Gaza.

Sebagian besar dari mereka terpaksa pindah ke Kota Rafah di wilayah selatan yang padat penduduk dan berdekatan dengan perbatasan Mesir, menjadi eksodus massal terbesar bagi warga Palestina sejak peristiwa Nakba 1948. (Ant/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |