Pimpinan DPR dan Pemerintah Segera Tuntaskan Perpres Ojek Online

10 hours ago 2
Pimpinan DPR dan Pemerintah Segera Tuntaskan Perpres Ojek Online Pengemudi ojek online (ojol).(Dok. Antara)

PIMPINAN DPR RI bersama jajaran pemerintah tengah mempercepat penyelesaian Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur tentang transportasi daring atau ojek online (ojol). Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum serta aturan main yang jelas bagi sektor transportasi berbasis aplikasi tersebut.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengonfirmasi bahwa proses pembahasan poin-poin krusial dalam Perpres tersebut terus berjalan. Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8).

"Terkait dengan (Perpres) ojol tersebut. Apa saja yang harus dilakukan, bagaimana, dan lain-lain sebagainya," ujar Puan di Kompleks Parlemen.

Puan menegaskan bahwa DPR berkomitmen untuk segera memberikan keputusan terkait penyusunan regulasi ini setelah mencapai kesepakatan terbaik. "Tentu saja itu bisa segera diproses oleh pemerintah, ini sekarang lagi sedang melakukan rapat," tambahnya.

Finalisasi Perhitungan Angkutan

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa pembahasan rancangan Perpres ojol kini hanya menyisakan satu tahapan pertemuan untuk finalisasi. Fokus utama dalam diskusi terakhir adalah mengenai teknis penghitungan angkutan yang membawa orang maupun barang.

"Masih ada satu kali lagi finalisasi bagaimana pihak pemerintah menghitung angkutan yang mengangkut orang dan barang. Sedikit lagi. Jadi, tanggal 18 Agustus akan ada rapat sekali lagi di DPR. Kami mengundang kementerian terkait untuk mempresentasikan finalnya," jelas Dasco.

Menurut Dasco, ketelitian dalam merumuskan poin-poin peraturan sangat penting guna menghindari adanya perbedaan penafsiran saat aturan tersebut diimplementasikan di lapangan.

Kehadiran lintas kementerian ini menunjukkan bahwa regulasi ojol tidak hanya menyentuh aspek transportasi, tetapi juga perlindungan tenaga kerja, pengembangan UMKM, hingga infrastruktur digital yang menjadi tulang punggung operasional ojek daring di Indonesia. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |