PM Kurdistan Irak Tuduh Iran Gelar Serangan Drone ke Kantornya, Teheran Buka Suara

1 day ago 7
PM Kurdistan Irak Tuduh Iran Gelar Serangan Drone ke Kantornya, Teheran Buka Suara PM Kurdistan Irak Masrour Barzani menuduh Iran menyerang kantornya dengan drone. Teheran membantah tuduhan tersebut dan menyinggung tudingan operasi 'false flag'.(AFP)

PERDANA Menteri Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) Irak, Masrour Barzani, menuduh Iran melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) yang menargetkan kantor pribadinya serta kediaman kepala badan intelijen Kurdistan, Parastin. Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Teheran membantah keras dan mengisyaratkan insiden itu kemungkinan merupakan operasi bendera palsu (false flag).

Badan keamanan setempat mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hingga saat ini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Berdasarkan informasi dan penyelidikan yang dilakukan Direktorat Penanggulangan Terorisme di Wilayah Kurdistan, telah dikonfirmasi bahwa kantor pribadi saya dan kediaman Presiden Badan Parastin hari ini menjadi sasaran serangan Iran menggunakan pesawat nirawak," kata Barzani dalam unggahannya di platform X.

Barzani mengecam keras insiden tersebut dan menyatakannya sebagai "serangan ceroboh dan tidak dapat diterima." Ia menilai tindakan tersebut merupakan "eskalasi serius dan ancaman langsung terhadap keamanan serta stabilitas kawasan."

Iran Bantah Serangan

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membantah tuduhan tersebut. Ia menyampaikan kepada kantor berita negara IRNA bahwa laporan mengenai serangan terhadap kantor Barzani merupakan "perkembangan yang sangat mencurigakan" yang membutuhkan kewaspadaan serta pencermatan secara hati-hati.

Sikap serupa disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam unggahan terpisah di X. Ia mengecam serangan itu sekaligus mempertanyakan pihak yang berada di balik aksi tersebut.

"Tidak ada yang membenarkan serangan ceroboh terhadap kantor PM Barzani," tulis Araghchi. "Teman-teman Kurdi harus waspada terhadap taktik false-flag untuk menabur perselisihan antar tetangga."

Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) yang berpusat di Erbil merupakan otoritas pemerintah di wilayah otonom Kurdistan Irak. KRG memiliki struktur pemerintahan mandiri yang dilengkapi dengan presiden, parlemen, kabinet, serta pasukan keamanan sendiri yang dikenal sebagai Peshmerga. (CNN/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |