Polda Aceh Usut Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

1 day ago 1
Polda Aceh Usut Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman Polda Aceh menyelidiki kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman.(Dok. Antara)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Aceh secara resmi memulai penyelidikan terkait kericuhan yang terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Insiden tersebut berlangsung saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh pada Sabtu (15/8).

Kapolda Aceh, Irjen Ruddi Setiawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami peristiwa tersebut. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (17/8).

"Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian kemarin di Masjid Raya Baiturrahman," ujar Ruddi kepada awak media. Meski demikian, Kapolda belum merinci detail peristiwa maupun dugaan tindak pidana spesifik yang menjadi fokus penyelidikan.

Kericuhan bermula saat kegiatan zikir dan doa bersama memperingati momentum perdamaian Aceh. Di tengah acara, sejumlah massa mengibarkan bendera Bulan Bintang yang identik dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ketegangan pecah ketika aparat keamanan berupaya melakukan penertiban terhadap aksi pengibaran tersebut.

Persoalan bendera ini merupakan isu lama yang belum tuntas. Meski Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 telah mengatur Bulan Bintang sebagai bendera daerah, penerapannya masih menjadi sengketa hukum antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat. Saat ini, Pemerintah Aceh dan DPRA masih berupaya berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mencari kepastian hukum.

Pasca-insiden, Ruddi memastikan kondisi keamanan di Serambi Mekkah telah kembali kondusif berkat kolaborasi antara Polri, TNI, dan pemangku kepentingan terkait. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang turut menjaga stabilitas keamanan wilayah.

"Alhamdulillah berkat kolaborasi dengan stakeholder TNI, situasi sangat kondusif. Kita bisa mengamankan wilayah Aceh, semoga Aceh selalu damai dan maju," tambahnya.

Ke depan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dijadwalkan akan melakukan analisis dan evaluasi berkala guna mencegah kejadian serupa dan memastikan kedamaian di Aceh tetap terjaga. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |