Polri Waspadai Ledakan Judi Bola Piala Dunia

2 hours ago 3

POLRI meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan nonton bareng dan praktik judi online menjelang Piala Dunia 2026. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan potensi judi bola diperkirakan meningkat menjelang perhelatan sepak bola terbesar tersebut.

“Judi bola harus kita antisipasi bersama. Jangan sampai momentum ini justru dimanfaatkan untuk aktivitas melanggar hukum yang dapat menimbulkan kerugian,” kata Trunoyudo melalui keterangan tertulis pada Jumat, 8 Mei 2026.

Trunoyudo menjelaskan masyarakat dapat melaporkan indikasi penipuan maupun praktik judi bola melalui layanan pengaduan 110. Selain itu, Polri juga menghadirkan kanal pengaduan khusus bersama TVRI selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Polri turut mengimbau masyarakat agar menikmati kemeriahan Piala Dunia 2026 secara tertib dan tidak berlebihan. Menurut Trunoyudo, fanatisme yang berlebihan berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di Indonesia, dukungan terhadap sejumlah negara peserta Piala Dunia memang kerap berlangsung secara fanatik. Pada Piala Dunia 2022, misalnya, pendukung Argentina dan Belanda di Ambon sempat melakukan konvoi ketika tim kebanggaan mereka bertanding.

Piala Dunia 2026 akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, pada periode Juni hingga Juli 2026. Sementara itu, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi di Indonesia berencana menggelar kegiatan nonton bareng di 34 stasiun daerah yang dapat diakses masyarakat secara terbuka.

Pilihan Editor: Rekomendasi Tanggung Komisi Reformasi. Kenapa?

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |