PSR J1719-1438b, Planet Berlian yang Diduga Sisa Bintang yang Terkikis Pulsar

4 days ago 2
PSR J1719-1438b, Planet Berlian yang Diduga Sisa Bintang yang Terkikis Pulsar Ilustrasi(magnifik)

SEBUAH objek aneh di luar angkasa membuat kisah evolusi bintang terdengar seperti cerita fiksi ilmiah. PSR J1719-1438b diduga merupakan sisa sebuah bintang yang lapisan luarnya terkikis oleh pulsar hingga akhirnya berubah menjadi objek seukuran planet dengan kandungan karbon yang membuatnya dijuluki sebagai “planet berlian”.

Futurism menyebut objek ini sebagai salah satu benda kosmik yang paling fantastis. Keunikannya bukan hanya karena komposisinya, tetapi juga karena sejarah terbentuknya yang tidak biasa.

Berawal dari Pulsar yang Sangat Ekstrem

PSR J1719-1438 merupakan sebuah bintang neutron, yaitu sisa bintang yang memiliki massa sangat besar tetapi ukurannya sangat kecil. Menurut Futurism, bintang neutron umumnya memiliki massa setidaknya 1,4 kali Matahari, tetapi diameternya hanya sekitar 20 kilometer.

Kondisi tersebut membuat materi di dalamnya memiliki kepadatan ekstrem. Bahkan, Futurism menggambarkan bahwa satu sendok teh materi dari bintang neutron di Bumi akan memiliki berat sekitar satu miliar ton.

Objek ini juga merupakan pulsar, yakni bintang neutron yang memancarkan berkas radiasi dari kutub magnetiknya. Ketika berkas tersebut menyapu arah Bumi secara teratur, para astronom dapat mengetahui seberapa cepat pulsar tersebut berputar.

Berputar Ribuan Kali dalam Menit

PSR J1719-1438 termasuk dalam kategori millisecond pulsar, yang berarti kecepatannya jauh lebih ekstrem dibandingkan pulsar biasa.

Futurism mencatat pulsar tersebut memiliki periode rotasi sekitar 5,4 milidetik. Artinya, objek ini dapat berputar sekitar 10.000 kali dalam satu menit.

Kecepatan tersebut menjadi salah satu karakteristik paling mencolok dari sistem PSR J1719-1438. Namun, yang membuat sistem ini semakin menarik justru berada pada objek yang mengorbitnya.

Planet yang Diduga Dulunya Bintang

Objek bernama PSR J1719-1438b memiliki massa yang hampir sama dengan Jupiter. Namun, ukurannya hanya sekitar 40 persen dari Jupiter.

Perbedaan antara massa dan ukurannya inilah yang membuat objek tersebut begitu menarik. Menurut Futurism, para ilmuwan menduga PSR J1719-1438b merupakan sisa sebuah bintang yang lapisan luarnya disedot oleh pulsar yang lebih masif.

Dengan kata lain, objek yang sekarang dikategorikan sebagai planet tersebut kemungkinan memiliki masa lalu sebagai sebuah bintang.

Lapisan Bintang Terkikis, Karbon Tertinggal

Ketika pulsar terus mengambil materi dari bintang pendampingnya, lapisan luar bintang tersebut perlahan menghilang. Yang tersisa kemudian didominasi oleh karbon.

Kondisi inilah yang membuat PSR J1719-1438b mendapat julukan sebagai planet berlian.

Futurism menggambarkannya sebagai objek yang pada dasarnya merupakan sebuah “berlian” kosmik dengan ukuran sekitar lima kali lebih besar dari Bumi. Diameternya diperkirakan mencapai sekitar 60.000 kilometer.

Bahkan Lebih Besar dari “Mataharinya”

Ada fakta lain yang membuat sistem ini semakin tidak biasa. Meskipun PSR J1719-1438b mengorbit sebuah pulsar, ukuran planet tersebut justru jauh lebih besar daripada pulsar yang menjadi pusat orbitnya.

Futurism menyebut diameter PSR J1719-1438b sekitar 3.000 kali lebih besar daripada pulsar yang diorbitnya.

Jarak orbit keduanya juga sangat dekat. Bahkan, keseluruhan sistem tersebut disebut dapat masuk ke dalam diameter Matahari.

Kisah Transformasi Kosmik yang Tidak Biasa

PSR J1719-1438b menunjukkan bahwa sebuah objek yang tampak seperti planet ternyata bisa memiliki sejarah yang jauh lebih kompleks.

Menurut gambaran Futurism, objek tersebut dulunya adalah bintang, kemudian lapisan luarnya terkikis oleh pulsar hingga menyisakan inti yang kaya karbon. Proses tersebut pada akhirnya menghasilkan objek padat yang kini dikenal sebagai PSR J1719-1438b atau “planet berlian”.

Kisah ini memperlihatkan bagaimana ekstremnya kondisi di alam semesta dapat mengubah sebuah bintang menjadi objek yang bentuk dan karakteristiknya sangat berbeda dari asalnya.

Sumber: Futurism

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |