Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, bencana ini menimbulkan dampak signifikan di beberapa kabupaten di Pulau Flores.(Antara)
PENJAGA Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, menyampaikan belasungkawa dan simpati mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyusul bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui pernyataan resmi yang dirilis akun X Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi pada Senin (17/8/2026), Raja Salman mengungkapkan rasa duka cita yang tulus kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan simpati yang tulus kepada Yang Mulia Presiden Prabowo, keluarga para korban meninggal, dan rakyat Indonesia," demikian pernyataan Raja Salman.
Selain menyampaikan duka, Raja Salman juga memanjatkan doa bagi kesembuhan para korban luka dan perlindungan bagi bangsa Indonesia. "Kami memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada para korban meninggal dunia, menganugerahkan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan kesembuhan segera kepada para korban luka," ucapnya.
Simpati dari Putra Mahkota Pangeran MBS
Pesan serupa juga disampaikan oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) bin Abdulaziz Al Saud. Pangeran MBS mengirimkan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk solidaritas atas musibah tersebut.
"Saya telah menerima kabar mengenai gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan mengakibatkan korban meninggal dan luka-luka. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmat-Nya kepada para korban meninggal dan memberikan kesembuhan segera kepada para korban luka," kata Pangeran MBS.
Data Dampak Gempa NTT
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, bencana ini menimbulkan dampak signifikan di beberapa kabupaten di Pulau Flores.
| Kekuatan Gempa | Magnitudo 7,7 |
| Waktu Kejadian | Sabtu Pagi, 15 Agustus 2026 |
| Wilayah Terdampak Utama | Kab. Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende |
| Total Jiwa Terdampak | Sekitar 2.000 Jiwa |
| Status Pengungsi | Dalam proses pendataan (Kemensos RI) |
Kementerian Sosial RI melaporkan bahwa fokus utama saat ini adalah pendataan pengungsi dan penyaluran bantuan logistik ke titik-titik terdampak di lima kabupaten tersebut. Dukungan internasional dari Kerajaan Arab Saudi ini mempertegas hubungan erat antara kedua negara, terutama dalam menghadapi situasi darurat bencana alam. (Ant/I-1)


















































