Rekor MURI Pacu Peradi Profesional Meningkatkan Kualitas Advokat

5 hours ago 5
Rekor MURI Pacu Peradi Profesional Meningkatkan Kualitas Advokat Rekor MURI Pacu Peradi Profesional Meningkatkan Kualitas Advokat(Peradi Profesional)

PERHIMPUNAN Advokat Indonesia (PeradiI) Profesional meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan dengan Piagam Rekor Indonesia Nomor 12803/R.MURI/VII/2026 ini diberikan atas pencapaian sebagai organisasi advokat dengan menandatangani kerja sama terbanyak bersama 108 perguruan tinggi keagamaan untuk pendidikan advokat

Ketua Umum Peradi Profesional, Prof. Harris Arthur Hedar, menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak, khususnya Kementerian Agama dan berbagai perguruan tinggi mitra, atas dukungan yang menghasilkan rekor tersebut. Tercatat, Peradi Profesional sejauh ini telah menjalin kemitraan dengan total 138 perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Menteri Agama Republik Indonesia beserta Direktur Jenderal Pendidikan Islam, dan juga Universitas Indonesia. Berkat kerja sama inilah Peradi Profesional dapat meraih penghargaan dari MURI sebagai organisasi advokat pertama yang menandatangani kerja sama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta terbesar di Indonesia,” ujar Harris di Jakarta, Jumat (10/7).

Lebih jauh lagi, Prof. Harris menuturkan bahwa penghargaan ini menjadi pelecut motivasi bagi organisasi untuk terus meningkatkan kualitas advokat di Tanah Air melalui penguatan sinergi dengan dunia pendidikan tinggi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Profesional, Yuhelson, menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor telah menjadi agenda utama organisasi sejak pertama kali berdiri. Sinergitas tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam memperkuat penegakan hukum di Indonesia.

"Sinergitas itu yang menjadi tonggak untuk terjadinya tegaknya keadilan. Dalam kurun waktu belum sampai enam bulan, Peradi Profesional sudah bisa menjalin kerja sama dengan lebih dari 111 perguruan tinggi. Ini menjadi sebuah catatan sejarah," kata Yuhelson.

Menurutnya, Peradi Profesional hadir dengan semangat membangun kembali kehormatan profesi advokat melalui penguatan kualitas pendidikan calon advokat.

"Tadi yang disampaikan oleh Pak Ketum sudah jelas, bahwa Peradi Profesional ini berbeda dengan organisasi yang lain. Kami ingin mengembalikan marwah profesi advokat. Karena itu kami menggandeng akademisi dan pemerintah. Tiga pilar inilah yang akan menjadi tonggak sejarah untuk menegakkan keadilan," tegas dia.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan profesi advokat bersama berbagai perguruan tinggi di Indonesia.Hingga saat ini, Peradi Profesional telah menjalin kemitraan dengan 138 perguruan tinggi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 merupakan perguruan tinggi keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama.

Yuhelson menilai penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya organisasi dalam memperkuat kualitas pendidikan profesi hukum di Indonesia.

"MURI melirik apa yang telah dikerjakan oleh Peradi Profesional. Ini menjadi catatan sejarah dan menjadi stimulus bagi anak-anak bangsa untuk terus berkreativitas dan meningkatkan capaian di masa mendatang," tandasnya.

(P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |