Respons Pernyataan AHY, Gerindra Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo

2 hours ago 3
Respons Pernyataan AHY, Gerindra Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo Ilustrasi sikap politik.(MI)

JURU Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan pihaknya tetap fokus mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto ketimbang berlarut-larut dalam wacana politik dan persiapan kontestasi pemilu yang dinilai masih sangat jauh. Hal tersebut disampaikan Bahtra menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kekuasaan yang tidak dimiliki seseorang untuk selamanya.

Bahtra menyatakan Gerindra menghormati setiap dinamika maupun pandangan yang dilontarkan oleh partai politik, baik yang berada di luar koalisi maupun sesama anggota Koalisi Kabinet Merah Putih.

"Kami menghargai dan menghormati setiap pendapat partai. Namun kami dari Partai Gerindra fokus saat ini terus mengawal program prioritas Presiden Prabowo, karena janji kampanye pada saat pilpres yang lalu harus ditunaikan agar kemanfaatannya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Mengenai manuver atau wacana kontestasi politik yang mulai digaungkan sejumlah pihak, Bahtra menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan independen. Ia mengatakan pihaknya tidak tidak dalam kapasitas membatasi ruang gerak partai mana pun.

"Kami memberi keleluasaan jika ada partai-partai yang punya harapan ke depan untuk melakukan kontestasi. Setiap partai punya kemerdekaan masing-masing dan kami tidak bisa menghalangi. Tapi konsen kami di Gerindra tetap bekerja untuk kepentingan rakyat karena pemilu masih jauh," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, kekuasaan bukan sesuatu yang dimiliki seseorang untuk selamanya. Menurutnya, kekuasaan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu. Hal itu disampaikan AHY dalam pidato peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9).

"Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu," kata AHY.

AHY mengingatkan, kekuasaan dan jabatan memiliki batas waktu, sementara tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah berakhir. "Para pejuang Demokrat di seluruh Tanah Air, kekuasaan datang dan pergi. Jabatan ada waktunya. Pemilu memiliki siklusnya. Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai," ujarnya (Faj/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |