ilustrasi(Antara)
Pemerintah Tiongkok menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Beijing menegaskan kesiapannya untuk memberikan bantuan kepada Indonesia guna mendukung upaya penanganan dampak bencana tersebut.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan. China siap mengulurkan tangan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh pemerintah Indonesia.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban serta simpati tulus kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan mereka yang terluka," ujar Lin Jian dalam konferensi pers harian pada Senin (17/8), menanggapi gempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus lalu.
Perlindungan Warga Negara Asing
Selain komitmen bantuan internasional, Lin mengungkapkan bahwa terdapat laporan mengenai warga negara China yang turut menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut. Menanggapi hal ini, otoritas diplomatik China telah mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan warga mereka di wilayah terdampak gempa NTT.
Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar dilaporkan telah mengaktifkan mekanisme darurat. Langkah ini bertujuan untuk memberikan bantuan perlindungan konsuler serta pendampingan bagi warga negara Tiongkok yang terdampak guncangan hebat di Flores.
Pernyataan dukungan dari Beijing ini menambah daftar simpati internasional bagi Indonesia, di tengah upaya pemerintah pusat melalui Perum Bulog dan instansi terkait yang sedang memastikan ketersediaan logistik pangan di wilayah NTT tetap terjaga selama masa tanggap darurat.


















































