Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong Un, Janji Kurangi Latihan Militer di Korsel

1 day ago 7
Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong Un, Janji Kurangi Latihan Militer di Korsel Presiden Donald Trump mengisyaratkan komunikasi terbaru dengan Kim Jong Un dan mengumumkan pengurangan latihan militer AS-Korsel.(White House)

PRESIDEN Donald Trump mengisyaratkan dirinya dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, baru-baru ini telah melakukan komunikasi. Pengakuan ini disampaikan hanya sehari setelah Trump mengumumkan rencana pengasuhan atau pengurangan intensitas latihan militer bersama sekutu utamanya di kawasan, Korea Selatan.

Di hadapan para wartawan, Trump mengungkapkan Kim Jong Un telah merespons permintaan Gedung Putih untuk melakukan pembicaraan. Meski demikian, ia tidak membeberkan lebih lanjut substansi atau detail isi dari respons pihak Korea Utara tersebut.

Pengumuman mengenai pengurangan latihan militer bersama Korea Selatan disampaikan Trump pada hari Minggu, hanya beberapa jam sebelum latihan tersebut dijadwalkan dimulai. Keputusan itu diambil dengan alasan hubungan baiknya dengan Kim Jong Un, serta minimnya dukungan dari Korea Selatan dalam mengatasi isu terkait Iran.

Langkah ini memicu kritik yang menilai Trump lebih memprioritaskan kepentingan pihak lawan seperti Korea Utara ketimbang sekutu jangka panjangnya. Namun, Trump menepis anggapan tersebut dan menegaskan pendekatan diplomatisnya justru membuat kondisi global menjadi lebih aman.

"Saya membuatnya jauh lebih aman. Saya sebenarnya membuatnya jauh lebih aman. Kim Jong Un selalu memperlakukan saya dengan rasa hormat yang besar. Dan kami bertemu pada banyak kesempatan, sebenarnya dua kesempatan utama. Berbicara dan menghabiskan waktu," ujar Trump merujuk pada pertemuannya dengan Kim saat periode pertama jabatannya.

Ia menambahkan, "Saya memahaminya. Dia memahami saya. … Saya berhubungan sangat baik dengannya. Apa yang saya lakukan adalah membuat segala sesuatunya lebih aman."

Sebelumnya, para pejabat pemerintahan Trump sempat membahas secara internal rencana untuk mengatur pertemuan antara Trump dan Kim di sela-sela kunjungan sang presiden ke Asia pada Oktober tahun lalu. Upaya komunikasi ini melanjutkan jangkauan awal Trump kepada pemimpin Korea Utara pada awal 2025 yang dilaporkan CNN sempat tidak mendapat balasan akibat pihak Korea Utara menolak menerima surat tersebut. (CNN/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |